Undana
Pemkab Belu dan Undana Teken MoU, Perkuat Sinergi Tri Dharma PT untuk Pembangunan Daerah
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Belu, Pimpinan OPD, Para Camat, Lurah, serta para Kepala Desa/Penjabat se Kabupaten Belu.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu dan Universitas Nusa Cendana (Undana) memperkuat kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
MoU ini diteken langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay dan Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., yang berlangsung di Gedung Wanita Betelalenok, Atambua, Rabu (11/6/2025).
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Belu, Pimpinan OPD, Para Camat, Lurah, serta para Kepala Desa/Penjabat se Kabupaten Belu.
Rektor Undana, Prof. Maxs Sanam, menyatakan kerja sama ini merupakan momentum penting untuk mempertegas peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Belu.
“Tagline Kemendikbudristek Berdampak sejatinya sudah kami jalankan tiga tahun lalu. Karena bagi kami, universitas harus benar-benar hadir dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya di wilayah sekitarnya,” ujar Prof. Max Sanam.
Baca juga: Sertijab Pejabat DPMPTSP dan Fungsional, Bupati Belu Tekankan Layanan Publik yang Cepat
Ia menegaskan bahwa MoU ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi harus ditindaklanjuti melalui aksi nyata.
"Undana berkomitmen untuk mendukung program-program Pemkab Belu secara langsung, termasuk melalui riset akademis terkait pengelolaan dana desa, pertanian, pendidikan, dan pengembangan teknologi tepat guna," ujarnya.
Rektor Undana juga mengungkapkan saat ini Undana telah terakreditasi “Unggul” dan memiliki kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk peningkatan jumlah guru besar dan program studi unggulan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Max Sanam menyampaikan rencana pembukaan Program Studi Jarak Jauh (PJJ) di Atambua untuk jenjang S2 dengan skema 50 persen daring dan 50 persen luring.
Prof Max juga menekankan Undana adalah rumah bersama bagi seluruh masyarakat NTT, termasuk Kabupaten Belu. Ia berharap MoU ini menjadi tonggak awal dari kerja sama yang produktif dan berdampak luas.
“Kami terbuka untuk mendukung semua program prioritas Pemkab Belu, baik di bidang pendidikan, pertanian, maupun pemberdayaan masyarakat. Lewat kolaborasi ini, kami berharap Undana bisa terus menjadi bagian penting dari solusi pembangunan daerah,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Belu, Wilybrodus Lay menyatakan kehadiran seluruh kepala desa, lurah, dan camat dalam acara inj bukan tanpa alasan.
Ia berharap kerja sama dengan Undana bisa menghadirkan perubahan nyata, terutama dalam pengelolaan dana desa yang selama ini belum menunjukkan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.