Sekolah Kedinasan
Rekrutmen CPNS 2025 Resmi Tidak Dibuka, Bagaimana Nasib Sekolah Kedinasan 2025?
Pemerintah resmi tidak membuka Rekrutmen CPNS 202, bagaimana Nasib Sekolah Kedinasan 2025?
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
Pengumuman seleksi: 14-28 Mei 2024
Pendaftaran seleksi: 15 Mei-13 Juni 2024
Seleksi administrasi: 15 Mei-17 Juni 2024
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 18-20 Juni 2024
Penarikan data final: 21-23 Juni 2024
Pembuatan kode billing PNBP: 24-26 Juni 2024
Pembayaran PNBP: 27 Jun-5 Juli 2024
Validasi data peserta yang membayar PNBP: 6-8 Juli 2024
Penjadwalan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 9-12 Juli 2024
Pengumuman daftar peserta, waktu, dan tempat SKD: 13-17 Juli 2024
Pelaksanaan SKD: 18 Juli-6 Agustus 2024
Pengolahan nilai SKD: 23 Juli-9 Agustus 2024
Pengumuman hasil SKD: 10-13 Agustus 2024
Pembuatan kode billing PNBP seleksi lanjutan dengan CAT BKN: 14-15 Agustus 2024
Pembayaran PNBP seleksi lanjutan dengan CAT BKN: 16-22 Agustus 2024
Validasi data peserta yang membayar PNBP seleksi lanjutan dengan CAT BKN: 23-24 Agustus 2024
Penjadwalan seleksi lanjutan dengan CAT BKN: 25-26 Agustus 2024
Pengumuman daftar peserta, waktu dan tempat seleksi lanjutan dengan CAT BKN: 27-29 Agustus 2024
Pelaksanaan seleksi lanjutan dengan CAT BKN: 30-31 Agustus 2024
Pelaksanaan seleksi lanjutan Non CAT BKN: 14 Agustus-12 September 2024
Input hasil seleksi lanjutan Non CAT BKN ke SSCASN: 13-27 September 2024
Pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian/lembaga: 28-30 September 2024
Syarat Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2025
Berhubung belum ada informasi resmi mengenai pendaftaran sekolah kedinasan 2025, syarat-syaratnya pun belum bisa detikers ketahui. Terlebih, tiap sekolah kedinasan biasanya memiliki persyaratan yang berbeda-beda.
Hanya sebagai referensi, berikut ini beberapa syarat umum yang mesti terpenuhi jika detikers berencana mendaftar:
WNI (Warga Negara Indonesia)
Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
Sehat jasmani dan rohani.
Tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain.
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
Wajib menjalani ikatan dinas pertama (IDP) sesuai ketentuan instansi.
Ketika pendaftaran sekolah kedinasan telah dimulai, detikers mesti mencermati syarat-syaratnya secara teliti. Sebab, sering kali ada persyaratan khusus yang tidak ditemukan bila mendaftar sekolah kedinasan lain.
Misalnya, untuk bisa mendaftar STMKG BMKG, mata minus peserta hanya ditolerir hingga tingkat 4D. Pun juga untuk peserta dengan mata silindris, maksimal minusnya adalah 2D. Apabila diterima, peserta diminta untuk mengikuti prosedur LASIK dengan biaya mandiri.
Lain lagi halnya dengan STIS. Para pendaftar dipersyaratkan bebas buta warna, baik total maupun parsial. Pengguna kacamata minus alias rabun jauh mendapat toleransi di bawah ukuran 6 dioptri.
10 Sekolah Kedinasan Paling Ramai Peminat di Tahun 2024
Dirujuk dari detikEdu, berikut ini daftar 10 sekolah kedinasan paling digandrungi di tahun 2024:
STAN: 34.051 orang
IPDN: 30.811 orang
STIS: 17.389 orang
Poltekip (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan): 11.208 orang
Poltekim (Politeknik Imigrasi): 10.507 orang
STMKG: 8.585 orang
STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara): 8.288 orang
PTDI (Politeknik Transportasi Darat Indonesia) Bekasi: 6.509 orang
Poltek SSN (Politeknik Siber dan Sandi Negara): 2.904 orang
PPI (Politeknik Perkeretaapian Indonesia) Madiun: 2.550 orang. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.