Sumba Timur Terkini
Polres Sumba Timur Terima Hasil Visum Korban Dugaan Pencabulan oleh Guru
Iptu Helmi mengatakan, setelah menerima hasil visum pihak kepolisian akan mengirimkan undangan klarifikasi kepada terlapor (Ast).
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Kepolisian Resor (Polres) Sumba Timur telah menerima hasil visum terhadap DK. DK adalah korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Ast, seorang guru honorer di Kecamatan Lewa.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sumba Timur, Iptu Helmi Wildan, Kamis (22/5/2025).
“Kami telah terima hasil visum korban dari Puskesmas Lewa di mana pada kesimpulannya dituliskan -ditemukan selaput darah utuh tidak ada robekan-,” tulisnya dalam keterangan kepada POS-KUPANG.COM.
Iptu Helmi mengatakan, setelah menerima hasil visum pihak kepolisian akan mengirimkan undangan klarifikasi kepada terlapor (Ast).
Selain itu, akan meminta keterangan tambahan korban dan saksi. Sebelumnya, ada lima saksi yang telah diperiksa.
“Mengambil keterangan tambahan terhadap korban dan saksi-saksi terkait hasil visum dengan keterangan yang menjelaskan telah terjadi persetubuhan terhadap korban berulang-ulang kali,” lanjutnya.
Polisi juga akan mendalami unsur pidana lainnya berupa dugaan pencabulan. Di mana perbuatan terlapor yang diduga memegang payudara korban.
Selanjutnya, Polres Sumba Timur akan melaksanakan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus ini dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak.
Baca juga: Hasil Visum Negatif, Pendamping Korban DK di Sumba Timur Akui Dilecehkan Lebih dari Satu Kali
Lima Saksi Diperiksa
Sebelumnya dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa lima orang saksi termasuk korban.
Saksi lainnya adalah kakak ipar korban, dua orang kakak kandung, dan ibu kandung korban.
“Kita sudah periksa lima saksi. Saat ini tinggal tunggu hasil visum saja,” sebut Iptu Helmi.
Diketahui, terduga pelaku berinisial Ast adalah seorang guru Matematika berstatus honorer di SMA tempat korban bersekolah.
Korban, DK adalah siswi kelas 1 di sekolah tersebut dan memiliki hubungan keluarga dengan pelaku.
| Respons Aduan Warga, Polres Sumba Timur Amankan Empat Pebalap Liar di Waingapu |
|
|---|
| Pastor Paroki MBSM Kambajawa Romo Jack Mema Ajak Umat Jadi Misionaris Pembawa Harapan |
|
|---|
| PT MSM Bersama TP-PKK Sumba Timur dan SUKA Indonesia Tanam Pohon di SD Kilimbatu dan PAUD Padamu |
|
|---|
| Partai Hanura Kabupeten Sumba Timur Tepis Isu Perpecahan di DPD Hanura Provinsi NTT |
|
|---|
| Larangan Medsos bagi Usia di Bawah 16 Tahun Dinilai Menjawab Tantangan Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kasat-Reskrim-Polres-Sumba-Timur-Iptu-Helmi-Wildan.jpg)