NTT Tekini
Henry Manampiring dan Perjumpaan Yang Ditunggu Penggemar Buku Kupang
Setelah talkshow usai, peserta berkesempatan foto bersama dan mendapatkan tanda tangan buku dari sang penulis.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Selfiani Baki Wukak
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Henry Manampiring hadir di Kupang, ibukota Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penulis buku mega best seller Filosofi Teras itu menyapa para penggemar bukunya yang berkumpul di Toko Gramedia Kupang, pada Kamis (22/5/2025) malam.
Kehadiran Om Piring, sapaan akrab Henry dalam acara Talkshow "20-an Tanpa Penyesalan" itu memberi kegembiraan bagi lebih dari 150an penggemar buku Kupang yang mendaftar.
Mereka mendaftar secara online maupun mendaftar langsung saat membeli buku dari sang penulis di lokasi itu.
Talkshow yang dipandu Annie Enotoda dimulai tepat pada pukul 19.00 Wita. Meski berlangsung lebih dari dua setengah jam, suasana yang hangat serta ceria membuat para penggemar betah dan begitu gembira menyapa sang penulis.
Setelah talkshow usai, peserta memanfaatkan kesempatan untuk foto bersama dan mendapatkan tanda tangan buku dari sang penulis.
Satu per satu peserta berbaris rapi sambil menunggu giliran. Diantara mereka bahkan ada yang membawa lebh dari satu judul buku karangan Henry Manampiring untuk ditanda tangani.
Meski momen interaksi personal tiap peserta hanya berlangsung singkat, namun tidak melunturkan kegembiraan yang dirasakan para penggemar buku itu.
Ada yang sangat gugup, gembira, dan terharu. Ada juga yang tak dapat menyembunyikan perasaan bahagianya bertemu dengan penulis favoritnya.
Sosok Om Piring begitu ramah. Dia tak henti-hentinya menyebarkan senyum dan menyapa para penggemarnya sembari menanyakan nama saat menandatangani buku.
Para penggemar buku yang hadir tidak hanya terbatas dari Kota Kupang dan sekitarnya saja, namun ada pula penggemar buku yang menempuh perjalan jauh dari Pulau Rote untuk bertemu sang penulis.
Rahmatillh Tamrin, salah seorang peserta talkshow tampak tak beranjak dari lokasi, meski sebelumnya telah berkesempatan meminta tanda tangan hingga berfoto bersama.

Pegawai perusahaan Nestle yang ditempatkan di Kota Kupang itu bahkan terus mengabadikan momen saat ia memegang buku dengan latar belakang sang penulis yang berada di depannya.
Perempuan yang akrab disapa Rara itu mengaku sangat senang bertemu Om Piring.
“Aku senang banget dengan kegiatan hari ini karena aku bisa bertemu salah satu penulis favorit aku,” ujar Rara sambil tersenyum.
Rara mengaku mengetahui tentang Henry Manampiring melalui buku “The Alpha Girls Guide”. Buku itu diberikan oleh salah satu teman dekatnya.
“Aku gak ada kendala untuk hari ini, paling aku menyesuaikan dengan waktu pekerjaan aja dan info ini aku udah dapat seminggu lalu dan ditunggu-tunggu banget,” ujar Rara.
Rara menyebut bahwa pertemuan itu merupakan kesempatan berharga bagi dirinya dan teman-teman yang menyukai buku Henry Manampiring, karena event seperti itu sangat jarang terjadi di Kota Kupang.
“Harapan aku untuk Om Piring, ditunggu kedatangannya di Kupang lagi dan karya-karyanya terutama untuk perempuan yang berusia 25-an ke atas dan sedang menghadapi quarter life crisis bukan hanya untuk para remaja aja,” ujar Rara.
Rara mengaku mendapat banyak ilmu dari sesi talkshow. Selai itu, dia juga mendapat tips-tips menulis yang langsung dibagikan oleh sang penulis.

Peserta lainnya, Desi Kristin Natalia Dimu mengaku hadir kembali di talkshow yang digelar di lantai 2 Gramedia Kupang itu karena rasa tidak puas.
Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana Kupang itu mengaku sebelumnya dirinya pun telah hadir dan mengikuti talkshow bersama Henry Manampiring yang digelar Bank Indonesia pada Kamis pagi.
“Tadi pagi sempat ikut di BI kak, cuman kurang puas makanya langsung ikut di sini lagi,” kata Desi.
Desi mengatakan dirinya mengetahui buku Om Piring yang berjudul “Filosofi Teras” berdasarkan rekomendasi salah seorang teman.
“Saya baru membaca setengah buku tersebut karena dibatasi oleh waktu saat mengerjakan tugas akhir, Namun buku tersebut sangat membantu saya dalam menghadapi struggle saat mengerjakan tugas akhir dan mau wisuda di bulan Juni tahun ini,” ujar Desi.
Desi juga berharap pihak Gramedia Kupang lebih memperbanyak buku-buku tentang pengembangan diri atau buku untuk anak muda yang sedang menghadapi berbagai persoalan.
Saat ditemui reporter POS-KUPANG.COM seusai acara, Henry Manampiring menyampaikan bahwa dirinya sangat senang bisa mengunjungi Kupang. Kedatangnnya kali ini merupakan pengalaman perdana di Kota Karang.
“Hari ini saya sangat berbahagia hadir di Gramedia Kupang untuk acara bertemu dengan para pembaca. Ini pertama kalinya saya datang di Kupang dan bahagia sekali melihat antusiasmenya yang datang," kata Om Piring.
"Seru banget, dari berbagai kalangan anak muda dan komunitas. Itu memberikan harapan kepada saya kalau literasi akan terus tumbuh di bumi Nusa Tenggara Timur,” tambah dia.
Om Piring juga mengharapkan agar bisa kembali ke Kupang. Dia mengaku memiliki harapan besar untuk anak muda semakin senang membaca, semakin berbagi pengetahuan dan menumbuhkan literasi membaca.
“Khususnya anak muda agar semakin senang membaca, berbagi pengetahuan dan menumbuhkan literasi di Kupang dan Nusa Tenggara Timur. Semoga bisa kembali lagi kesini dan bertemu lagi dengan teman-teman disini,” kata pungkas Om Piring. (ria)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.