Kamis, 23 April 2026

Manggarai Barat Terkini

Aktivitas Dermaga Wae Kelambu di Manggarai Barat Tetap Berjalan Normal 

KSOP Kelas III Labuan Bajo menegaskan, aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu Labuan Bajo, tetap normal.

POS-KUPANG.COM/HO-KSOP LABUAN BAJO
PELABUHAN WAE KELAMBU -- Kapal Dharma Rucitra VIII sandar di Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Senin (19/5/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo menegaskan, aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, tetap normal. 

Dermaga pelabuhan yang diresmikan pada 2021 itu sebelumnya ditabrak KM. Dharma Rucitra VII, mengakibatkan fender dan bahu dermaga rusak. Kepala KSOP Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto mengatakan sejak insiden itu tidak ada masalah untuk kapal sandar dan bongkar muat. 

"Kendaraan dan komoditas untuk masyarakat Labuan Bajo tetap dapat dikirim melalui Pelabuhan Wae Kelambu," kata Stephanus Risdiyanto, Selasa (20/5). 

KAPAL - Kapal penumpang Dharma Rucitra VII saat mencoba sandar di Pelabuhan Wae Kelambu Labuan Bajo
KAPAL - Kapal penumpang Dharma Rucitra VII saat mencoba sandar di Pelabuhan Wae Kelambu Labuan Bajo (POS KUPANG/HO)

Stephanus Risdiyanto membantah informasi yang menyebutkan bahwa aktivitas bongkar muat di dermaga itu terganggu akibat ditabrak KM Dharma Rucitra VII pada 6 Mei lalu. Ia mengatakan pasca-kejadian, dermaga Wae Kelambu sudah bisa disandari kapal.

Total ada lima kapal yang sandar di pelabuhan tersebut sejak 8-19 Mei 2025. 

Adapun rinciannya, 8 Mei 2025, KM NTT Sejahtera dengan panjang 90 meter sandar dan melakukan aktivitas bongkar muat semen.

Baca juga: Tukang Ikut Pesta, Proyek Stadion Stadion Ile Mandiri di Flores Timur Rp 1,6 Miliar Terhenti

Keesokan harinya, 9 Mei 2025, KM Meratus Cirebon dengan panjang 109 meter sandar dengan aman dan memuat petikemas.

Selanjutnya pada 12 Mei 2025, MV Semangat Mas memuat petikemas dengan panjang 97 meter dan sandar dengan aman, dan pada 15 Mei 2025, KM Harapan Bersama memuat semen dengan panjang kapal 75 meter. 

"Terakhir KM Dharma Rucitra VIII memuat kendaraan dengan panjang kapal 145 meter sandar pada Senin, 19 Mei 2025 kemarin," tandas Stephanus Risdiyanto. (uka) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved