Jumat, 24 April 2026

Bali Nusra Education Fair

Sesi Pertama English Speech Competition Diikuti 8 Peserta dari Kota Kupang

Delapan peserta dari Kota Kupang tampil memukau dalam ajang yang untuk pertama kalinya digelar secara luring ini.

|
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
LOMBA - Tampak, dua dewan juri dan puluhan peserta yang akan mengikuti English Speech Competition Pos Kupang di Atrium Lippo Plaza Kupang, Kamis (15/5/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Sesi pertama kompetisi English Speech yang digelar dalam rangkaian Education Fair 2025 Bali Nusra resmi dibuka oleh Pemimpin Redaksi Pos Kupang, Dion DB Putra, pada Kamis (15/5/2025) di Atrium Lippo Plaza Kupang. 

Delapan peserta dari Kota Kupang tampil memukau dalam ajang yang untuk pertama kalinya digelar secara luring ini.

Dalam sambutannya, Dion DB Putra mengungkapkan bahwa selama tiga tahun pertama, English Speech Competition dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh peserta dari seluruh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Tahun ini, kompetisi pertama kali dilaksanakan secara luring, dan meskipun waktu pendaftaran cukup singkat, antusiasme peserta tetap luar biasa. Hingga hari terakhir pendaftaran, tercatat sebanyak 81 peserta yang mendaftar," ujar Dion.

Delapan peserta dari berbagai sekolah menengah tampil di sesi perdana kompetisi. Agnesha Patrisia Jetia Masyhur dari SMA Katolik Giovanni membuka sesi dengan tema “Posyandu for Stunting-Free”. Tema yang sama juga dibawakan oleh Angely Ena Blegur dari SMAN 1 Kota Kupang.

Baca juga: Siswa SMKN 1 Kupang dan SMAN 4 Kupang Antusias Ikut Mini Workshop Bali Nusra Education Fair 2025

Peserta lainnya yang tampil adalah Aldyth Satria Johan Dubu dari Sekolah Teologi Kristen Kasih Karunia, Revita Debora Gole dari SMAK Kasih Karunia, Artesia Putri Salu dari SMA Negeri 1 Kupang, dan Audrey Keyzhera Nalle dari SMKN 1 Kupang.

Sementara itu, Aleyda Klau dari SMK Kristen Citra Bangsa Mandiri mengangkat tema “NTT Exotic Tourism”, mempromosikan potensi pariwisata NTT. Penampilan ditutup oleh Asrael Zavena Noman dari SMA Kristen Kasih Karunia.

Kompetisi ini dinilai oleh dua juri profesional, Tyson Michael Burnett dan Viktorius P. Veka. Keduanya menilai peserta berdasarkan kemampuan menyampaikan ide, penggunaan bahasa Inggris, serta keberanian dan ekspresi saat tampil di depan umum.

Salah satu peserta, Agnesha Patrisia Jetia Masyhur, mengungkapkan alasannya memilih tema stunting dalam pidatonya.

“Saya memilih tema ‘Posyandu for Stunting-Free’ karena isu ini sangat cocok untuk daerah NTT sekarang, di mana masih banyak kasus stunting terjadi,” kata Agnesha.

Ia juga berharap ke depan semakin banyak pelajar yang ikut serta. 

“Kegiatan ini sangat bagus. Semoga makin banyak yang berpartisipasi di tahun-tahun berikutnya,” tambahnya.

Education Fair 2025 Bali Nusra masih akan berlanjut dengan berbagai sesi lainnya, termasuk lanjutan dari English Speech Competition yang diikuti peserta dari seluruh penjuru NTT. (uge)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved