Pesparani 2025
Menteri Agama: Pesparani Bukan Hanya Seni Panggung, Tapi Panggung Peradaban Indonesia
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar membuka Munas III LP3KN di Auditorium Kementerian Agama.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) III Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional ( LP3KN ) resmi dibuka pada Jumat, 10 Mei 2025, bertempat di Auditorium Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Pembukaan Munas diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM dan Uskup Sintang Mgr. Valentinus Saeng, CP.
Dalam homilinya, kedua uskup menekankan pentingnya menjadikan Pesparani sebagai pesta iman yang menyatukan umat Katolik dari seluruh Indonesia dalam semangat persaudaraan.
Hal ini sejalan dengan pesan Paus Fransiskus dan juga semangat Paus Leo XIV yang baru saja terpilih, yang menyerukan pentingnya persaudaraan dan persatuan dalam keragaman.
Ketua Panitia Munas III LP3KN, Reginal R. Capah, dalam laporan pembukaannya menyampaikan bahwa seluruh LP3KD dari 38 provinsi hadir secara penuh, termasuk perwakilan dari keuskupan-keuskupan seluruh Indonesia. Selain itu, turut hadir perwakilan dari KWI, Pejabat Bimas Katolik, serta para pengurus LP3KN pusat.
Reginal juga mengapresiasi dukungan yang kuat dari Kementerian Agama RI yang sejak awal mendukung kegiatan Pesparani, baik di tingkat nasional maupun provinsi.
Baca juga: Pesparani 2023 Ajak Seluruh Komponen Bangsa Jaga Pancasila
“Munas ini menjadi momentum evaluasi dan perencanaan strategis agar Pesparani terus menjadi sarana pertumbuhan iman Katolik yang sekaligus memperkuat kebangsaan,” ujarnya.
Ketua Umum LP3KN, Muliawan Margadana, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kementerian Agama RI atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya Munas III ini.
Ia juga mengagumi visi besar Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, yang mencetuskan gagasan Kurikulum Berbasis Cinta.
“Kurikulum Berbasis Cinta mencerminkan semangat kebangsaan yang luar biasa. Ini selaras dengan semangat Pesparani yang memadukan iman dan cinta tanah air,” kata Muliawan.
Ia menambahkan bahwa Pesparani adalah salah satu wajah Gereja Katolik Indonesia yang berakar pada budaya bangsa.
Sekretaris Jenderal KWI, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM, yang juga memimpin misa pembukaan, turut memberikan sambutan dan ajakan kepada seluruh peserta agar terus membangun kehidupan bergereja dan berbangsa dengan semangat musik liturgi.
“Musik liturgi bukan hanya sarana ekspresi iman, tetapi juga kekuatan untuk membangun jembatan antargenerasi dan antarbudaya,” tuturnya.
Baca juga: Pesparani Nasional III, NTT Juara Satu Cerdas Cermat Rohani Remaja
Sementara itu, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Munas III LP3KN. Ia menekankan pentingnya menjadikan seni sebagai mitra agama, bukan lawannya.
“Jangan pernah mempertentangkan seni dan agama. Seni mempunyai semangat yang sama dengan agama. Malam ini kita menyaksikan sesuatu yang sangat indah,” ujarnya.
Pesparani 2025
Menteri Agama
Nasaruddin Umar
LP3KN
Mgr Paskalis Bruno Syukur
Uskup Keuskupan Bogor
Uskup Sintang
Mgr. Valentinus Saeng
POS-KUPANG.COM
Muliawan Margadana
Munas III LP3KN
| Politani Kupang Resmi Buka TEFA Klinik Hewan, Dorong Layanan dan Pembelajaran Berbasis Industri |
|
|---|
| Dampak Gempa Bumi, Nelayan di Adonara Tidak Melaut, Sekolah Diliburkan |
|
|---|
| PBVSI NTT Wajibkan Lisensi Pelatih pada Ajang Ben Mboi Memorial Cup 2026 |
|
|---|
| Doa Harian Katolik: Doa kepada Tuhan Dalam Situasi Sulit |
|
|---|
| Kanwil DJPb NTT dan BTN Dorong Pemanfaatan KUR Lebih Masif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Mentri-Agama-Buka-Munas-LP3KN.jpg)