Sabtu, 18 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Selasa 29 April 2025, “Anak Manusia Harus Ditinggikan”

Santa Katarina, seorang santa yang dikenal karena pengabdiannya kepada Tuhan dan perjuangannya untuk gereja

Editor: Eflin Rote
dok-pribadi Bruder Pio Hayon SVD
Bruder Pio Hayon SVD 

Renungan Harian Bruder Pio Hayon SVD
Hari Selasa Pekan Paskah II

Selasa, 29  April  2025.  Sta. Katarina dari Siena
Bacaan I: Kis. 4: 32-37
Injil:  Yoh. 3: 7-15

“Anak Manusia Harus Ditinggikan”

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Salam damai  sejahtera untuk kita semua. Gelar Anak Manusia ditujukan satu-satunya untuk Yesus sebagai Anak Allah yang harus ditinggikan seperti ada awal mula Dia ada. KeberadaanNya sejak awal sampai jadi Anak Manusia menjadi tanda keselamatan dari Allah bagi manusia. 

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pada peringatan Santa Katarina dari Siena, kita merenungkan tema "Anak Manusia harus ditinggikan" dengan merujuk pada bacaan dari Kisah Para Rasul 4:32-37 dan Injil Yohanes 3:7-15.

Santa Katarina, seorang santa yang dikenal karena pengabdiannya kepada Tuhan dan perjuangannya untuk gereja, menginspirasi kita untuk memahami lebih dalam makna pengorbanan dan pengangkatan Kristus.

Dari bacaan I: Kisah Para Rasul 4:32-37, kita melihat bagaimana komunitas awal gereja hidup dalam kesatuan dan saling berbagi.

Mereka memiliki satu hati dan satu jiwa, dan tidak ada yang menganggap milik mereka sendiri. Ini mencerminkan semangat kasih dan pengorbanan yang seharusnya ada dalam setiap orang percaya. Ketika kita berbagi dan saling mendukung, kita menciptakan ruang bagi kehadiran Kristus di tengah kita.

Dalam konteks ini, pengorbanan Kristus di kayu salib menjadi teladan bagi kita untuk hidup dalam kasih dan solidaritas.

Sedangkan dalam bacaan Injil: Yohanes 3:7-15, Yesus menjelaskan kepada Nikodemus bahwa "Anak Manusia harus ditinggikan" agar setiap orang yang percaya kepada-Nya memperoleh hidup yang kekal. Kenaikan Yesus di kayu salib adalah puncak dari kasih Allah kepada umat manusia.

Melalui pengorbanan-Nya, kita diberikan kesempatan untuk dilahirkan kembali dan menerima hidup baru. Ini adalah inti dari iman kita: bahwa melalui kematian dan kebangkitan-Nya, kita diselamatkan dan dipanggil untuk hidup dalam terang-Nya.

Sebagai hasil permenungan kita dari refleksi atas bacaan-bacaan hari ini dengan melihat Santa Katarina dari Siena, yang hidup pada masa yang penuh tantangan bagi gereja, menunjukkan kepada kita bahwa pengorbanan dan keberanian dalam iman adalah kunci untuk membawa perubahan.

Ia berjuang untuk memulihkan gereja dan mengajak umat untuk kembali kepada kasih Kristus. Dalam hidup kita sehari-hari, kita juga dipanggil untuk menjadi saksi kasih dan pengorbanan Kristus, mengikuti teladan-Nya dalam tindakan nyata.

Kita diingatkan setiap kali kita melayani orang lain, kita sedang mengangkat Kristus di tengah dunia yang membutuhkan. Mari kita berdoa agar kita dapat meneladani semangat Santa Katarina, hidup dalam kesatuan, dan berani bersaksi tentang kasih Allah yang telah dinyatakan melalui pengorbanan Anak Manusia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved