Editorial Pos Kupang

EDITORIAL: Selamat HUT Kota Kupang

KOTA Kupang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-139 dan Hari Jadi ke-29 sebagai daerah otonom pada Jumat, 25 April 2025 hari ini.

POS-KUPANG.COM/HO
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo didampingi Wakil, Serena Francis 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - KOTA Kupang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-139 dan Hari Jadi ke-29 sebagai daerah otonom pada Jumat, 25 April 2025 hari ini.

Perayaan HUT kali ini merupakan tahun pertama kepemimpinan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis.  

Masyarakat Kota Kupang tentunya berharap banyak pada dua sosok pemimpin muda yang energik dan penuh dedikasi membangun ibu kota Provinsi NTT ini. Bagaimana, tidak, diusia yang sudah tidak muda lagi, Kota Kupang sudah seharusnya menjadi sebuah kota metropolitan yang penuh dengan hingar bingar pembangunan di berbagai bidang.

Namun, idealisme dan harapan tersebut tidak serta merta menjadi kenyataan tetapi harus terus berjuang manggapainya sesuai dengan visi misi setiap pemimpin. 

Kita tidak bisa menafikan kemajuan Kota Kupang dari waktu ke waktu, tetapi juga tidak bisa melawan kenyataan dari waktu ke waktu justru semakin menjadi sebuah “kampung besar” yang penuh masih banyak bopeng di sana-sini.

Di kala, Kota Kupang ingin menjadi Kota yang ramah anak dan perempuan, justru banyak kasus pelecehan seksual terjadi terhadap perempuan dan anak. 

Di kala ingin menjadi "Smart City" dengan berbagai inisiatif yang mencakup pilar-pilar seperti pemerintahan cerdas, masyarakat cerdas, lingkungan cerdas, dan lain-lain, dengan penggunaan teknologi informasi, pengelolaan sampah, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, Kota Kupang justru dihadapi dengan akses internet di spot-spot yang disediakan tidak berfungsi.

Penerangan jalan, baik jalan utama, jalan lingkungan dan taman kota yang belum terang.   

Dan, yang paling miris adalah sampah kota yang semakin menjadi-jadi di berbagai sudut kota yang memang sengaja dibuang. Sementara para petugas kebersihan masih diperhadapkan dengan masalah minimnya fasilitas. 

Di sisi lain, pelayanan di lembaga/instansi harusnya tidak boleh kendor hanya karena pemangkasan dan pengurangan anggaran. Karena, apapun yang terjadi, pelayanan publik harus menjadi nomor satu dan utama.

Kita berharap kepemimpinan dua sosok anak muda ini mendapat dukungan dari masyarakat dan semua stakeholder baik negeri maupun swasta untuk kemajuan Kota Kupang ke depan.

Harapan masyarakat Kota Kupang tidaklah muluk-muluk, dengan kondisi geografis yang memudahkan pemimpin untuk lebih dekat dengan masyarakatnya, hendaknya lebih cepat dan tepat dalam mengambil langkah dan kebijakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan kota ini. 

Dengan APBD yang mumpuni saat ini sebesar Rp 1,4 Triliun, hendaknya pemerintah lebih fokus lagi untuk membangun fasilitas umum dan khusus yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. 

Di satu sisi mempercantik wajah kota dan membangun sumber daya manusia, tetapi sisi lain jalan-jalan ke daerah pinggiran kota, karena di sanalah letak benang merah kompleksitas persoalan, yakni keterbelakangan, stunting, kemiskinan, akses air bersih, jalan rusak dan ketiadaan penerangan jalan.

Semoga menjadi bahan refleksi bersama di HUT kali ini. Selamat HUT Kota Kupang. (*)  

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved