NTT Terkini
Rambo FC Nagekeo Sabet Juara 4 Diamond Cluster Bali 7'S Youth 2025
Mentas di ajang Bali 7'S Youth 2025, Rambo FC Nagekeo berhasil menyabet Juara 4 pada Diamond Cluster di ajang itu.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Klub sepak bola usia muda asal Nusa Tenggara Timur [NTT], Rambo FC Nagekeo berhasil mengharumkan nama NTT dalam pentas nasional di Bali.
Mentas di ajang Bali 7'S Youth 2025, Rambo FC Nagekeo berhasil menyabet Juara 4 pada Diamond Cluster di ajang bergengsi tersebut.
Panitia Bali 7'S Youth 2025 menyebut turnamen itu terbagi atas tiga cluster yakni Diamond Cluster [kelas permata], Gold Cluster [kelas emas] dan Silver Cluster [kelas perak].
Tim yang masuk dalam Diamond Cluster merupakan tim sepakbola yang memperoleh juara 1 dan 2 pada babak penyisihan grup. Sementara Gold Cluster terdiri dari tim yang memperoleh juara 3 dan 4 pada babak penyisihan.
Sedang Silver Cluster terdiri dari tim yang memperoleh juara 5 dan 6 pada penyisihan grup.
Pelatih Rambo FC Nagekeo, Coach Carolus mengaku bersyukur dan puas karena tim berhasil memperoleh Juara 4 pada Diamond Cluster atau Kelas Permata.
"Kita sangat bersyukur bahwa tim kita memperoleh juara 4 pada Diamond Cluster. Untuk bisa masuk Diamond, pada saat babak penyisihan harus mempeoleh juara pull atau runner up," ungkap Coach Carolus kepada POS-KUPANG.COM, Jumat [25/4/2015]
Dia menyebut turnamen tersebut diikuti oleh 96 tim sepakbola untuk U14 [usia dibawah 14 tahun], dan Rambo FC Nagekeo mampu mempersembahkan juara 4 dari 96 tim.
Sementara itu kata dia, juara 1 pada Gold Cluster secara umum setara peringkat 33 dan Juara 1 pada Silver Cluster secara umum setara peringkat 65.
pun mengapresiasi para pemainnya yang mampu menampilkan persembahan terbaik mereka.
"Anak-anak kita tidak kalah bersaing dengan sekolah-sekolah academy, meskipun tim kita bukan dari sekolah academy," kata Coach Carolus.
Manager Tim, Beni Lado menyebut persiapan tim dilakukan mulai dari memantau anak-anak yang berusia mulai dari 9 tahun atau setara kelas 4 SD yang sering mengikuti O2SN dan turnamen lokal serta turnamen usia SMP.
Selain itu, manajemen juga melakukan seleksi pemain di beberapa SMP di Kecamatan Boawae serta mendapat 5 pemain dari sekolah di luar wilayah Boawae.
"Setelah melakukan seleksi dalam waktu 3 minggu, kita gembleng dengan melatih anak-anak secara teknik maupun fisik untuk mempersiapkan diri menuju turnamen ini," kata Coach Carolus.
Dia juga menambahkan bahwa tidak ada perlakuan khusus seperti yang diterapkan di SSB atau akademi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.