Sabtu, 25 April 2026

Berita Belu Hari Ini

Pemuda GMIT Klasis Belu Gelar Pawai Paskah Rayakan Kemenangan Kristus

Program pelayanan GMIT Klasis Belu tahun 2025 yang ditetapkan dalam Sidang Klasis Desember 2024, dan diwujudkan pada Paskah tahun ini.

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
PAWAI PASKAH - Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Klasis Belu menggelar Pawai Paskah, sebagai ungkapan syukur atas kebangkitan Tuhan Yesus Kristus, Jumat 25 April 2025. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Klasis Belu menggelar Pawai Paskah, sebagai ungkapan syukur atas kebangkitan Tuhan Yesus Kristus, Jumat 25 April 2025.

Pawai dimulai dari halaman Mall Pelayanan Perizinan Atambua, dan secara resmi dilepas oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Belu, Apolinaris M Susar, yang hadir mewakili Bupati Belu.  Turut mendampingi, Ketua GMIT Klasis Belu, Pdt. Para Mengi Uly, para pendeta dari gereja-gereja GMIT di Belu, serta perwakilan Forkopimda.

Pdt. Para Mengi Uly menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu program pelayanan GMIT Klasis Belu tahun 2025 yang ditetapkan dalam Sidang Klasis Desember 2024, dan diwujudkan pada Paskah tahun ini.

“Pawai ini menjadi bentuk syukur atas kemenangan Kristus atas maut, sekaligus sarana mempererat persekutuan pemuda antar jemaat, bahkan menjadi ruang pembinaan iman dan karakter generasi muda,” jelasnya, saat diwawancarai Pos Kupang. 

Pawai Paskah Belu 2025
PELEPASAN - Suasana pelepasan peserta pawai paskah. Pemuda GMIT Klasis Belu menggelar pawai paskah, Jumat (25/4/2025),

Pawai yang diikuti oleh 10 jemaat GMIT di wilayah Klasis Belu ini mengusung tema Kebangkitan Kristus Menyatukan dalam Kasih. 

Para peserta berjalan bersama dalam sukacita, menunjukkan semangat persaudaraan, kerukunan, serta kedamaian yang ingin disebarluaskan di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan damai sejahtera Kristus dalam keluarga, lingkungan, dan kehidupan berbangsa,” tambah Pdt. Para Mengi.

Dalam pawai ini masing pemuda dari 10 gereja mementaskan fragmen mulai dari kisah Yesus lahir hingga Yesus Wafat di Kayu Salib dan bangkit. 

Untuk diketahui, Rute pawai ini dimulai dari Mall Pelayanan Publik Lapangan Umum Atambua, kemudian melewati Pertokoan Pasar Lama, Gereja Katolik Polycarpus, Lampu Merah Pelita, Simpang Tini, Cabang Biba, BRI Cabang, Tugu Bingkar, Jabal Mart, Bank NTT, Pertigaan SMA Suria, Lampu Merah Sentral, Gereja Katedral, SMP Kristen, dan kembali ke Lapangan Umum Atambua sebagai titik finis.

Ribuan peserta dari kalangan pemuda dan remaja, serta jemaat gereja ikut ambil bagian dengan penuh semangat, menampilkan spanduk-spanduk bertema Paskah dan menyanyikan lagu-lagu pujian sepanjang jalan. (gus) 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved