Paus Fransiskus Wafat

Kardinal Luis Antonio Tagle dari Filipina Calon Kuat Pengganti Paus Fransiskus

Nama Kardinal Luis Antonio Tagle disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Paus Fransiskus.

Editor: Alfons Nedabang
KOMPAS.COM
LUIS ANTONIO TAGLE - Kardinal Luis Antonio Tagle dari Filipina, disebut-sebut sebagai calon pengganti Paus Fransiskus. 

POS-KUPANG.COM - Nama Kardinal Luis Antonio Tagle disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Paus Fransiskus.

Tagle merupakan mantan Uskup Agung Manila, Filipina, Asia Tenggara.

Tagle dikenal dengan julukan "Chito". Ia menjadi salah satu kandidat utama berkat latar belakangnya yang mewakili kawasan dengan pertumbuhan umat Katolik tercepat di dunia. 

Ia memiliki pengalaman panjang di bidang pastoral dan administrasi, setelah menjabat sebagai Uskup Imus dan Uskup Agung Manila. 

Pada 2012, Paus Benediktus XVI mengangkat Tagle menjadi kardinal, menjadikannya salah satu kardinal termuda pada masa itu.

Dalam pandangan global, Tagle dipandang sebagai simbol harapan untuk memperluas jangkauan Gereja Katolik, khususnya ke wilayah Asia, termasuk China yang selama ini sulit dijangkau.

Tagle memiliki latar belakang etnis Tionghoa-Filipina dan fasih berbahasa Inggris serta Italia, dua bahasa yang penting di Vatikan.

Secara ideologis, Tagle dikenal memiliki pandangan progresif, terbuka terhadap isu sosial seperti homoseksualitas, meski tetap menentang aborsi.

Pandangan tersebut sejalan dengan arah reformasi sosial yang dijalankan oleh Paus Fransiskus selama masa kepemimpinannya.

Pemilihan Paus baru akan dilakukan dalam konklaf tertutup, ketika kardinal berusia di bawah 80 tahun akan memberikan suara. 

Dari 252 kardinal yang ada, 135 di antaranya adalah pemilih aktif, dengan 108 orang di antaranya ditunjuk oleh Paus Fransiskus.

Baca juga: Paus Fransiskus Wafat, Timor Leste Umumkan 7 Hari Masa Berkabung Nasional

Hal ini memberikan peluang besar bagi calon-calon progresif seperti Tagle.

Meskipun Eropa masih mendominasi jumlah pemilih dengan sekitar 39 persen, proporsi tersebut menurun dibandingkan pemilihan Paus Fransiskus pada 2013.

Saat ini, Asia dan Oseania menyumbang sekitar 20 persen suara, menjadikan kawasan ini sebagai kekuatan penting dalam proses pemilihan Paus baru.

Jika Tagle terpilih, ia akan menjadi Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia pertama yang berasal dari Asia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved