Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Senin 21 April 2025, “Supaya Mereka Pergi ke Galilea”
Kebangkitan-Nya adalah bukti bahwa Allah telah mengalahkan maut dan memberikan hidup baru kepada umat-Nya.
Renungan Harian
Bruder Pio Hayon SVD
Hari Senin dalam Oktaf Paskah
Senin, 21 April 2025
Bacaan I: Kis. 2: 14.22-32
Injil: Mat. 28: 8-15
“Supaya Mereka Pergi ke Galilea”
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Salam damai sejahtera untuk kita semua. Galilea adalah kota kecil tempat Yesus memulai karyaNya. Di Galilea ini jugalah para muridNya dipanggil menjadi rasulNya. Maka ada alasan yang besar Yesus meminta para rasulNya untuk pergi ke Galilea dan di sana mereka akan bertemu denganNya.
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Pada hari Senin dalam Oktaf Paskah, kita merenungkan bacaan dari Kisah Para Rasul dan Injil Matius yang mengajak kita untuk memahami makna kebangkitan Yesus dan perintah-Nya kepada para murid. Tema "Supaya mereka pergi ke Galilea" mengandung pesan penting tentang misi dan pengharapan yang dibawa oleh kebangkitan Kristus.
Dalam bacaan I: Kis. 2:14.22-32, Petrus berdiri di hadapan orang banyak dan memberikan kesaksian tentang Yesus yang telah dibangkitkan oleh Allah. Ia menekankan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan, yang telah melakukan mukjizat dan tanda-tanda di tengah mereka.
Kebangkitan-Nya adalah bukti bahwa Allah telah mengalahkan maut dan memberikan hidup baru kepada umat-Nya.
Petrus mengajak semua orang untuk percaya dan menerima keselamatan yang ditawarkan melalui Yesus. Pesan ini mengingatkan kita bahwa kebangkitan bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga panggilan untuk hidup dalam iman dan menjadi saksi bagi orang lain.
Dalam bacaan Injil: Mat. 28:8-15, kita melihat bagaimana perempuan-perempuan yang menemukan kubur Yesus kosong berlari untuk memberitahukan para murid. Ketika mereka bertemu dengan Yesus, Dia menginstruksikan mereka untuk memberitahukan para murid agar pergi ke Galilea, di mana mereka akan melihat-Nya.
Perintah ini menunjukkan bahwa kebangkitan Yesus bukan hanya untuk diri-Nya sendiri, tetapi juga untuk menguatkan dan mengutus para murid dalam misi mereka.
Galilea, sebagai tempat awal pelayanan Yesus, menjadi simbol dari awal baru dan pengutusan untuk menyebarkan kabar baik.
Catatan refleksi kita atas bacaan-bacaan kita pada hari ini dengan tema "Supaya mereka pergi ke Galilea" mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kita merespons kebangkitan Kristus dalam hidup kita. Apakah kita siap untuk pergi dan memberitakan kabar baik kepada orang lain?
Kebangkitan Yesus memanggil kita untuk tidak hanya menerima iman kita, tetapi juga untuk membagikannya kepada dunia. Kita diundang untuk menjadi saksi yang hidup, membawa harapan dan kasih kepada mereka yang membutuhkan.
Kita dipanggil juga untuk kepada misi perutusan kita masing-masing. Kebangkitan Kristus memberi kita kekuatan untuk menghadapi tantangan hidup dan mengingatkan kita bahwa kita tidak sendirian.
| Renungan Harian Katolik Minggu 22 Maret 2026, 'Tetap Percaya Saat Harapan Terasa Hilang' |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 22 Maret 2026, 'Yesus dan Bapa-Nya Memiliki Otoritas yang Sama' |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 22 Maret 2026, “Akulah Kebangkitan dan Hidup” |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 22 Maret 2026: Keluar dari Kubur untuk Hidup oleh Roh |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Sabtu 21 Maret 2026, "Pengajaran Yesus Sempurna untuk Peradaban Manusia" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pio-Hayon-SVD-Bruder_01.jpg)