Paskah 2025
Umat Katolik Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu Siap Sambut Tri Hari Suci dan Paskah 2025
Umat Katolik Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu siap menyambut Tri Hari Suci dan Paskah 2025
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Adiana Ahmad

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Umat Katolik Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT siap menyambut Tri Hari Suci dan Paskah 2025.
Pastor Paroki Santo Antonius Padua Sasi, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi NTT, RP. Titus Khian Limngardi, OFMConv mengatakan, Umat Katolik Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu telah melaksanakan berbagai macam persiapan rohani dan jasmani menyambut perayaan Tri Hari Suci dan Hari Raya Paskah 2025.
Persiapan ini merupakan sebuah keharusan bagi Umat Katolik untuk menyambut dan mengenang Sengsara, Wafat dan Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.
Ia menjelaskan, setiap tahun secara bergilir Umat Katolik setiap lingkungan di Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu menjadi panitia perayaan Paskah. Mereka bertugas sejak Hari Rabu Abu hingga Hari Raya Pentakosta.
Baca juga: Ini Persiapan Panitia Perayaan Paskah 2025 di Paroki Santa Maria Fatima Betun
Pada tahun 2025 ini, Panitia Paskah dari lingkungan Santo Hironimus. Sejumlah persiapan telah dilakukan oleh panitia koordinator yang bertugas.
Selain Panitia Paskah, Umat Katolik di Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu juga secara sukarela melibatkan diri dalam persiapan-persiapan ini.
"Mereka melibatkan diri dalam paduan suara, misdinar, dan lain-lain," ucapnya, Kamis, 17 April 2025.
Dikatakan Pater Titus, Perayaan Hari Kamis Putih merupakan peristiwa mengenang Perayaan sekaligus pendirian Ekaristi oleh Tuhan Yesus Kristus.
Pada perayaan Hari Kamis Putih, Tuhan Yesus membasuh kaki para muridnya. Dalam momentum tersebut, Tuhan mengajarkan kepada umatnya tentang rasa saling mengasihi, melayani satu dengan yang lain.
Baca juga: Jadwal Perayaan Ekaristi Tri Hari Suci dan Paskah Gereja Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu
Sementara itu pada Hari Raya Jumat Agung, Umat Katolik mengenang sengsara dan Wafatnya Tuhan Yesus Kristus. Perayaan Hari Raya Sabtu Suci berpuncak pada Perayaan Malam Paskah.
"Pada malam Paskah kita mengenang kebangkitan Tuhan dan puncak yang sesungguhnya adalah Hari Minggu Paskah," pungkasnya. (bbr)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.