Malaka Terkini
Menikmati Kuliner Malam di Kota Betun Malaka
Di sepanjang jalan, tepatnya di gerbang depan lapangan umum Kota Betun terdapat para pedagang yang menjajakan dagangannya menggunakan gerobak.
"Kita pernah di data oleh Dinas terkait, tapi sejauh ini tidak ada pendampingan untuk pengembangan usaha. Jadi berharap agar diperbaiki lokasi jualan kita ini. Sehingga saat hujan itu kita tidak kebanjiran. Kalau bisa dibuat permanen saja lantainya, walaupun nanti ada beban retribusi setiap bulan juga tidak apa - apa," ujar Eni.
Ia juga mengatakan kendala yang mereka hadapi saat berjualan ditempat itu satu - satunya adalah hujan.
"Biasa saat hujan itu yang mempengaruhi pelanggan jadi sepi. Sehingga itu pendapatan kita biasa naik - naik Rp 200.000 saja. Padahal biasa kalau ramai itu semalam kita bisa dapat sampai Rp 800.000 dong," ungkap Eni.
Ia juga mengatakan setiap hari mulai buka dagangan pukul 18.00 Wita sampai pukul 23.00 Wita.
"Kami mulai jualan di sini sejak tahun 2023. Modal yang kita gunakan saat itu sebanyak Rp 7.000.000. Itu kami pakai untuk beli gerobak, terpal untuk bangun tendanya, beli bahan dan juga peralatan yang kami gunakan untuk berjualan ini. Saat itu kita beli tempat jualan ini di orang seharga Rp 1.000.000. Sampai sekarang tidak ada tagihan retribusi. Kami biasa hanya bakumpul saja untuk isi pulsa listrik," ucap Eni. (ito)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| BBKSDA NTT Desak Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penebangan Liar di Hutan Lindung Kateri |
|
|---|
| Disnakertrans Malaka Koordinasi Pemulangan Jenazah TKI dari Malaysia Timur |
|
|---|
| TKI Asal Malaka Meninggal Dunia di Malaysia Timur, Keluarga Terkendala Biaya Pemulangan |
|
|---|
| Polres Malaka Intensifkan Penyelidikan Kasus Penebangan di Hutan Lindung Kateri |
|
|---|
| Soroti Laporan Majalah Tempo, NasDem Malaka Tegaskan Sikap Resmi untuk Hentikan Framing Negatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Beragam-aktivitas-kuliner-malam-sepanjang-Jalan-Ahmad-Yani.jpg)