Senin, 13 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 31 Maret 2025, “Pergilah, Anakmu Hidup!”

Bacaan dari Yesaya dan Yohanes hari ini menyoroti janji Allah akan pemulihan dan kekuatan iman yang menyelamatkan

|
Editor: Edi Hayong
FOTO PRIBADI
RENUNGAN KATOLIK - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Senin (31/3/2025) 

Oleh : Bruder Pio Hayon SVD

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Bruder Pio Hayon SVD, Hari Senin Prapaskah IV berjudul, “Anak yang hilang”.

Renungan Hari Senin 31 Maret 2025 ini merujuk pada Bacaan I : Yes. 65:17-21, Injil:  Yoh. 4:43-54

Berikut ini teks lengkap renungan yang ditulis Bruder Pio Hayon SVD hari ini.

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Salam damai  sejahtera untuk kita semua. Menjadi hidup kembali ketika seseorang telah meninggal atau telah hidup kembali dari situasi batas adalah satu anugerah yang terbaik dalam hidup kita.

Karena setiap orang yang mengalami ‘kematian’ akan makna hidup akan membuat dia juga ‘mati’ dalam dirinya sendiri. Maka menjadi hidup kembali berarti keluar dari situasi batas dan masuk dalam hidup baru.

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Hari ini kita kembali memulai permenungan kita dengan tema "Pergilah, Anakmu Hidup!". Tema ini mau mengajak kita untuk merenungkan kekuatan iman dan harapan dalam menghadapi tantangan hidup.

Bacaan dari Yesaya dan Yohanes hari ini menyoroti janji Allah akan pemulihan dan kekuatan iman yang menyelamatkan. Dalam bacaan pertama dari Yesaya 65:17-21, kita mendengar janji Allah tentang penciptaan baru dan pemulihan.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 30 Maret 2025, Arus Balik yang Menyelamatkan

Dia berjanji untuk menciptakan langit dan bumi yang baru, di mana tidak ada lagi kesedihan dan penderitaan. Ini adalah pengharapan yang dinyatakan kepada umat-Nya, bahwa masa depan yang penuh sukacita dan kedamaian akan datang.

Janji ini memberikan keyakinan kepada kita bahwa Allah selalu bekerja untuk kebaikan kita, bahkan dalam situasi yang tampaknya tidak ada harapan.

Sedangkan di Injil Yohanes 4:43-54, kita melihat pertemuan antara Yesus dan seorang kepala daerah yang putranya sedang sakit. Kepala daerah itu menunjukkan iman yang besar ketika ia mendengar bahwa Yesus dapat menyembuhkan anaknya.

Meskipun Yesus tidak pergi ke rumahnya, Dia berkata, "Pergilah, anakmu hidup!" Dan ketika kepala daerah itu percaya dan pergi, ia menemukan bahwa anaknya telah sembuh.

Ini menunjukkan bahwa iman dapat mengubah keadaan; percaya kepada Yesus membawa kehidupan dan pemulihan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved