Kamis, 21 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 31 Maret 2025, 'Percaya Apa yang Tuhan Katakan'

Sikap percayanya seorang pegawai istana itu mendatangkan rahmat kesembuhan  dari anaknya yang sakit

Tayang:
Editor: Edi Hayong
Foto pribadi
RENUNGAN KATOLIK- Renungan Harian Katolik dari RP. Markus Tulu SVD untuk edisi Senin (31/3/2025) 

Oleh : RP Markus Tulu SVD

POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik dari RP Markus Tulu SVD Hari Senin Prapaskah IV mengambil judul, 'Percaya Apa yang Tuhan Katakan'.

Rujukan renungan ini pada Bacaan I : Yes. 65:17-21 dan Injil: Yoh. 4:43-54.

Berikut ini isi renungan selengkapnya yang ditulis RP Markus Tulu SVD hari ini. 

Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru.! Hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi dan tidak akan timbul lagi di dalam hati.

Di dalamnya tidak ada kedengaran lagi bunyi tangisan. Ungkapan ini hendak melukiskan kepada kita soal kasih dan pengampunan Tuhan kepada umat-Nya.

Bahwa belaskasihan Tuhan yang mau menerima kembali umat-Nya yang berdosa dan yang mau bertobat adalah gambaran langit baru dan bumi yang baru.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 31 Maret 2025, “Pergilah, Anakmu Hidup!”

Karena langit yang baru dan bumi yang baru itulah maka Tuhan melupakan semuanya dan apa saja yang disebut dosa dan kejahatan yang biasa diperbuat oleh umat-Nya.

Dan di sinilah yang menjadi alasan bagi kita untuk bersukaria dan bersorak-sorai menjalani hidup. Tuhan sabar menghadapi tingkah kita.

Tapi dengan penuh kasih menantikan kita untuk pulang kembali kepada-Nya. Karena itu hendaknya kita percaya apa yang Tuhan katakan dan apa yang Tuhan perintahkan.

Karena Tuhan meminta kita sikap percaya kepada-Nya. "Tuhan, datanglah sebelum anakku mati."

Demikianlah sikap percaya seorang pegawai istana yang anaknya sedang sakit.

Karena sikap percaya itulah maka Yesus menanggapi permintaannya, "Pergilah, anakmu hidup!"

Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 30 Maret 2025, Arus Balik yang Menyelamatkan

Sikap percayanya seorang pegawai istana itu mendatangkan rahmat kesembuhan  dari anaknya yang sakit.

Kita tentu tidak sedang menderita sakit fisik. Tapi bagaimana pun kita tidak luput dari sakit rohani yakni karena dosa kita.

Karena itu mari kita mohon agar kita disembuhkan dan hidup dengan ceria iman. (PMT)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved