Ramadan 2025
Hikmah Ramadan: Merawat Kemabruran Puasa - Dari Religiusitas dan Mindedness Religius
Ruang dan jendela untuk mengintip dunia nyata sangat terbatas karena dikelilingi spektrum ajaran agama.
Sementara berpikiran religius cenderung lebih terbuka dan tidak khawatir ke manapun akan pergi apapun yang akan dikerjakan.
Sepanjang tidak melanggar prinsip-prinsip ajaran maka sepanjang itu boleh dilakukan. Jalan hidup tidak hanya hitam-putih tetapi ada rona lain yang diperkenankan Tuhan.
Baca juga: Hikmah Ramadan: Merawat Kemabruran Puasa - Dari Taabbud ke Istianah
Dalam konteks kekinian, pola keagamaan yang berwawasan keagamaan lebih relevan untuk ditegakkan, khususnya agama Islam, yang memberikan otonomi dan kemandirian yang lebih luas kepada manusia.
Semua yang tidak bertentangan dengan Islam itulah Islam, sebagaimana sabda Rasulullah: “Hikmah atau kebijaksanaan ada di mana-mana, di manapun anda temukan ambillah karena itu milik Islam”.
Pola hidup ini akan menampilkan kedamaian, kesejukan, ketenteraman, dan keadilan. Inilah konsep rahmatan lil 'alamin yang sejati. (*)
Ikuti beita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Hikmah-Ramadan-Oleh-Menteri-Agama-KH-Prof-Nasaruddin-Umar.jpg)