Kamis, 23 April 2026

Manggarai Barat Terkini

Protes Cara Tilang, Warga Labuan Bajo Bakar Sepeda Motornya di Depan Polisi

ninong Agustin (35) warga Lancang, Labuan Bajo, NTT, nekat membakar sepeda motornya RX King di depan polisi, pada Rabu (26/3/2025) tengah malam.

|
POS-KUPANG.COM/HO
Warga Labuan Bajo Bakar Sepeda Motornya di Depan Polisi 

Laporan Reporter TRIBUN-FLORES.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Ninong Agustin (35), warga Lancang, Labuan Bajo, NTT, nekat membakar sepeda motornya RX King di depan polisi, pada Rabu (26/3/2025) tengah malam.

Aksi itu dilakukan Ninong Agustin lantaran kesal dengan cara penilangan yang dilakukan seorang anggota Satlantas Polres Manggarai Barat (Mabar).

Kejadian itu bermula ketika Ninong Agustin bersama putranya pulang dari gedung olahraga Labuan Bajo, usai mengikuti konvoi penjemputan tim Persamba Manggarai Barat, pada Rabu malam.

Baca juga: Seorang Janda di Manggarai Barat Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

Tak jauh dari situ, keduanya dihadang seorang polisi tak berpakaian dinas di gang gelap.

Ninong Agustin sempat mengira polisi tersebut begal.

"Saya spontan suruh anak saya untuk lari. Awalnya saya berpikir ini begal karena kondisi gelap, saya tidak tahu dia polisi. Setelah saya standar motor dan oknum ini buka jaket dan mengaku bahwa dia Polantas, itu baru saya tahu," jelas Ninong Agustin , dihubungi Kamis (27/3/2025).

Warga Labuan Bajo Bakar Sepeda Motornya di Depan Polisi
Warga Labuan Bajo Bakar Sepeda Motornya di Depan Polisi (POS-KUPANG.COM/HO)

Terjadi perdebatan panjang antara Ninong Agustin dan polisi tersebut. Nino Agustin menolak sepeda motornya dibawa ke Polres Manggarai Barat.

Ia menilai cara polisi menilangnya seperti aksi begal.

Tak lama kemudian, menurut Ninong Agustin , datang lagi seseorang memakai celana pendek dengan mengenakan masker di wajahnya, dan mengaku sebagai Kasat Lantas Polres Manggarai Barat.

Polisi, kata dia, meminta sepeda motor itu dibawa ke Polres Mabarkarena dia menggunakan knalpot brong. Nino Agustin menolak permintaan itu. 

Baca juga: Seorang Pemuda Manggarai Barat Tewas Tergelincir di Air Terjun Saat Cari Ikan

Kepada polisi ia mengatakan bersedia mengganti knalpot standar, tanpa harus dibawa ke kantor polisi.

"Saya bilang ke polisi itu, jangan bawa motor saya. Kalau bawa motor saya saya bakar di sini. Munculah suara polisi yang menyuruh 'Kalau kamu jago bakar itu motor'. Akhirnya saya dengan respon emosional saya bakar motor itu," ungkapnya.

Kepala Seksi Humas Polres Manggarai Barat, Iptu Eka Darma Yuda, saat dikonfirmasi belum mau memberikan penjelasan.

Ia meminta agar menunggu rilis resmi oleh Humas Polres Mabar, terkait kasus tersebut. (eto)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved