Kerja Sama Indonesia dan Timor Leste
Ekspansi Pendidikan ke Timor Leste, UGM Akan Gelar KKN Internasional dan Bentuk Kagama
Beberapa alumni yang ikut hadir dalam pertemuan berasal dari berbagai kalangan seperti pimpinan kampus, mantan menteri dan anggota lembaga legislatif
POS-KUPANG.COM, YOGYAKARTA - Universitas Gadjah Mada terus memperluas jaringan kerja sama di kancah Internasional. Dalam rangka pengembangan kelembagaan sebagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, UGM membangun kerja sama pendidikan dengan Timor Leste.
Ekspansi pendidikan itu ditandai dengan pertemuan bersama sejumlah alumni UGM di Timor Leste pada Kamis (20/3) lalu.
Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., mengatakan pertemuan itu dilakukan dalam rangka mempromosikan reputasi UGM di tingkat internasional.
“Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi UGM untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan komunitas alumni di Timor Leste,” kata Rektor dikutip dari laman resmi UGM.
Tidak hanya temu kangen dengan alumni, dalam diskusi dengan para alumni juga menggali dan mengidentifikasi potensi kerja sama antara UGM dengan berbagai institusi di Timor Leste baik di bidang riset dan pendidikan hingga menjajaki kemungkinan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) internasional di negara tersebut.
Dikatakan Rektor, pelaksanaan KKN internasional di Timor Leste akan memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa UGM untuk mendapatkan pengalaman yang berharga dalam konteks internasional, serta bersama-sama dengan mahasiswa dari institusi pendidikan tinggi lokal untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di luar negeri.
“Program rencana pembentukan desa binaan yang berkelanjutan menjadi target utama kegiatan KKN untuk dapat menjadi acuan implementasi pengabdian masyarakat di wilayah tertinggal di Timor Leste,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UGM menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi dan kontribusi alumni UGM dalam mendukung pembangunan Timor Leste.
“Banyaknya posisi penting dan strategis yang diduduki oleh alumni UGM di Timor Leste, menunjukkan bahwa alumni UGM memiliki akuntabilitas, keahlian dan kredibilitas yang dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.
Beberapa alumni yang ikut hadir dalam pertemuan berasal dari berbagai kalangan seperti pimpinan kampus, mantan menteri dan anggota lembaga legislatif di Timor Leste. Para alumni juga sepakat untuk membentuk Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) untuk wilayah Timor Leste.
Rektor Dili Institute of Technology, Manuel Vong, salah alumnus UGM mengatakan para alumni UGM yang Timor Leste berasal dari berbagai latar belakang ilmu diharapkan dapat memfasilitasi kerja sama potensial dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Timor Leste dalam rangka mendorong percepatan pembangunan sumber daya manusia dan berbagi ilmu dalam pembangunan multisektor di Timor Leste.
“Kami berharap pertemuan ini akan menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan antara UGM dengan institusi dan alumni di Timor Leste,” ungkap koordinator alumni UGM di Timor Leste ini. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.