Malaka Terkini

Program Cek Kesehatan Gratis Belum Dilaksanakan di Kabupaten Malaka NTT

selama ini warga mendapatkan pelayanan di Puskesmas Betun tetapi untuk program tes kesehatan gratis tersebut belum diterapkan

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
KADIS KESEHATAN - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, dr. Sri Charo Ulina saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (14/3/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat telah dicanangkan Presiden, Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin pada (5/2/2025) belum dilaksanakan di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT

Padahal, program tersebut sudah mulai dijalankan sejak 10 Februari 2025 di berbagai puskesmas dan klinik yang bermitra dengan BPJS kesehatan.

Hal ini diungkapkan warga Kabupaten Malaka yang enggan menyebutkan namanya kepada Pos Kupang di Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka, Jumat (14/3/2025).

Menurut warga bahwa selama ini mereka mendapatkan pelayanan di Puskesmas Betun tetapi untuk program tes kesehatan gratis tersebut belum diterapkan. 

Warga yang mengaku berasal dari Desa Kletek dan Desa Umakatahan, Kecamatan Malaka Tengah itu bahkan belum mengetahui soal apa itu program CKG tersebut. 

"Kami belum tau itu program. Mungkin dari mereka yang belum sosialisakan ke kami. Kalau ada program seperti itu pasti kita senang e, supaya jangan sedikit - sedikit harus kasih keluar uang," ucap seorang pria paruh baya, asal Desa Kletek.

Baca juga: Polres Malaka Berbuka Puasa Bersama Media, Ini Pesan Kapolres Rudy Ledo

Di tempat terpisah, di Desa Umakatahan, seorang pria yang juga tidak ingin namanya disebutkan membenarkan ketidaktahuan terhadap program tersebut.

"Kami belum tau. Biasa ada program seperti itu pasti kepala desa atau RT dong kasih tau kami. Mungkin di sini belum dijalankan makanya belum kasih tau ke kami," ujar pria tersebut.

Ia juga mengatakan, kalau program cek kesehatan gratis tersebut dijalankan di Kabupaten Malaka, warga pasti sangat senang.

Terpisah Penjabat Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Puskesmas Betun, Deodatus Sirilus Lebo, S. Kep., Ns., Saat di Konfirmasi di ruang kerjanya mengatakan terkait program CKG itu mereka di Puskesmas Betun sudah melakukan simulasi.

"Terkait Program Presiden Prabowo yang baru tentang CKG itu, di Puskesmas Betun ini kami sudah melakukan simulasi. Sekarang sudah pelaksanaan CKG di puskesmas betun. Sudah berjalan dua minggu," ujar Deodatus.

Deodatus juga mengatakan belum lakukan sosialisasi ke masyarakat. Karena selama dua minggu pelaksanaan CKG itu hanya untuk internal Puskesmas untuk bisa melakukan evaluasi. 

Baca juga: Bupati SBS Punya Cita-cita dan Mimpi Urus Rakyat Malaka

"Jadi yang dua minggu ini pelaksanaannya itu masih di internal puskesmas. Jadi teman - teman yang ulang tahun, kita layani untuk nanti kita lakukan evaluasi. Jadi setiap hari itu ada yang belum tau kita layani," katanya.

"Kemudian kita evaluasi apa yang menjadi kekurangan dalam pelayanan. Nanti sudah matang, baru kita lakukan sosialisasi secara luas ke masyarakat," sambung Deodatus.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved