KKB Papua

Jaringan Penyuplai Senjata KKB Papua Dibongkar, Bermula dari Pecatan TNI

Berawal dari penangkapan tersebut, pihak kepolisian kemudian menangkap enam tersangka lainnya bersama barang bukti (BB).

Editor: Ryan Nong
TRIBUNNEWS.COM
PEMASOK SENJATA KKB - TR, MK, dan PO, tiga orang warga Bojonegoro, Jawa Timur ditangkap dan menjadi tersangka oleh karena diduga terlibat dalam kasus penyuplaian senjata dan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang didalangi oleh pecatan TNI AD, Yuni Enumbi (29). Ketiga tersangka warga Bojonegoro tersebut dihadirkan dalam konferensi pers di Ruang Rapat Utama Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Selasa (11/3/2025) 

POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Bermula dari penangkapan Yuni Enumbi di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (11/3/2025), aparat kepolisian membongkar jaringan penyuplay senjata untuk KKB Papua

Pecatan TNI itu ditangkap Satgas Damai Cartenz dan Polda Papua di KM 76, Kampung Ampas, Distrik Waris, Keerom. Dia ditangkap bersama dua orang lainnya.   

Berawal dari penangkapan tersebut, pihak kepolisian kemudian menangkap enam tersangka lainnya bersama barang bukti (BB).

Barang bukti itu berupa senpi maupun amunisi dari masing-masing provinsi tempat tersangka berdomisili. Para tersangka diduga menyuplai senjata untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. 

“Pada Kamis (6/3/2025), kami menangkap tersangka Yuni Enumbi saat hendak menyeludupkan enam pucuk senpi dan 882 butir peluru menggunakan mobil jalur Jayapura-Wamena,” ujar Kapolda Papua Inspektur Jenderal Patrige Petrus Rudolf Renwarin dikutip dari Kompas.com.

Pengungkapan tidak berhenti di situ. Dari hasil penyelidikan dan kerja sama dengan Polda Jawa Timur, pihaknya menangkap pelaku Teguh Wiyono.

“Dari tangan tersangka, kami mengamankan lima senjata api (senpi) dan 982 butir amunisi serta barang bukti lainnya,” ucap dia. 

Setelah itu, dilakukan pengembangan dan menangkap tersangka Teguh Wiyono di Perumahan Kailanyar Citra Modern, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.

“Dari tangan tersangka, ditemukan lima senjata api (senpi) dan 982 butir amunisi serta perangkat untuk merakit senjata dan sebuah mobil pick-up yang digunakan untuk membawa senpi dan amunisi,” ujar Patrige.

Tak hanya itu, pada Sabtu (8/3/2025), pihaknya melakukan pengembangan sehingga mengamankan tersangka Adi Pamungkas di Kampung Soribo, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

“Kami menemukan dua pucuk senpi dan 1.447 butir amunisi serta komponen senjata rakitan yang disembunyikan di bunker yang dicor semen dan ditutupi dengan keramik,” ucapnya.

Setelah itu, Satgas Damai Cartenz dan Polda Papua Barat melakukan pengembangan terhadap tersangka Adi Pamungkas dan ditemukan adanya jaringan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Setelah kami koordinasi, maka tersangka Edi Pamungkas ditangkap di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan ditemukan empat senjata api (senpi) serta 262 amunisi,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa berkat kerja sama yang dilakukan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polda Papua, Polda Jawa Timur, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Polda Papua Barat, pihaknya berhasil mengungkap tujuh tersangka dan mengamankan 17 senpi serta 3.573 butir amunisi.

, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved