Makan Bergizi Gratis

Kepsek SDM Waikabubak Sumba Barat Sesalkan Pemberhentian Makanan Bergizi Gratis 

Dugaan penyebaran informasi itu datang dari anak-anak sekolah yang menceritakan kejadian itu kepada orang tuanya dan jelas bukan dari sekolah.

|
Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
SESALKAN STOP MBG - Kepala SDM Waikabubak, Sumba Barat, Miladi Here Wila menyesalkan penghentian program makan sehat bergizi untuk sekolahnya oleh pengelola akibat kesalahpahaman saja. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kepala Sekolah Dasar Masehi (SDM) Waikabubak, Sumba Barat, Miladi Here Wila kepada wartawan di sekolah itu, Selasa (25/2/2025), menyesalkan keputusan sepihak  pengelolah program makan bergisi sehat Sumba Barat dalam hal ini  Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (SPPG) bersama mitranya menghentikan pemberian makanan bergizi gratis kepada 674 siswa siswi Sekolah Dasar Masehi (SDM) Waikabubak, Sumba Barat terhitung mulai Senin 24 Februari 2025.

Hal itu terjadi karena diduga pengelolah makan sehat bergisi Sumba Barat tersinggung alias tak terima dengan viralnya  berita kejadian makan sehat bergizi yang diberikan kepada anak-anak SDM Waikabubak, Sumba Barat, Jumat 21 Februari 2025 yang beberapa bungkus diantaranya diduga basi sehingga menyebabkan beberapa anak mual hingga muntah setelah mengkonsumsinya . Diduga berita viral karena disebarkan oleh pihak sekolah.

Padahal menurut Kepala Sekolah, para guru dan pegawai sekolah sama sekali tidak menyebarkan informasi itu.

Dugaan penyebaran informasi itu datang dari anak-anak sekolah yang menceritakan kejadian itu kepada orang tuanya dan jelas bukan dari sekolah.

Mestinya pihak pengelolah makan bergisi sehat melakukan komunikasi yang baik. Setiap informasi, keluhan atau kejadian atas pelayanan makan sehat bergizi itu hendaknya menjadi masukan berharga bagi pengelolah untuk memperbaikinya dan bukan memutuskan membatalkanya. 

Baca juga: Siswa Muntah-Muntah, Program MBG di SDM Waikabubak Sumba Barat Dihentikan Sementara

"Program makan bergizi sehat adalah program negara. Kami SDM Waikabubak, Sumba Barat tidak pernah menolaknya. Bahwa benar ada kejadian, Jumat 21 Februari 2025, ada beberapa anak sekolah kami mual bahkan muntah setelah mengkomsumsi makan sehat bergizi yang dibagikan itu. Sebagai kepala sekolah, guru dan staf senantiasa siaga memastikan anak-anak aman dan program makan sehat bergizi berjalan lancar pula," ujarmya.

Karena itu, Kepsek SDM Waikabubak, Sumba Barat, Miladi Here Wila menegaskan pihak sekolah tidak pernah menyebarkan berita itu dan pihak sekolahpun tidak pernah menolak program makan gizi gratis pemerintah pusat.

Pihak sekolah justru merasa bersyukur dengan program makan bergizi gratis karena semua anak rajin datang sekolah, belajar lebih giat dan lebih semangat pula.

Menindaklanjuti keputusan  pemberhentian pemberian makanan  sehat bergizi gratis itu maka selaku kepala sekolah meminta para wali kelas untuk menginformasikan kepada orang tua murid agar menyediakan uang jajan atau bekal untuk makan di sekolah terhitung mulai Senin 24 Februari 2025.

Sementara itu Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumba Barat, Natalia di kantornya di Pogobina, Kelurahan Sobawawi, Kecamatan Loli, Sumba Barat, Selasa 25 Februari 2025 siang membenarkan telah memberhentikan  penyaluran makanan sehat bergizi gratis kepada SDM Waikabubak, Sumba Barat.

Hal itu terjadi akibat hubungan komunikasi kurang baik. Mestinya setiap keluhan terkait pelayanan makanan sehat bergizi gratis disampaikan langsung kepada pengelolah. Pihaknya juga mengaku sudah berkomunikasi dengan Kepala sekolah SDM Waikabubak sehingga pada akhirnya dalam rapat bersama memutuskan tidak melayani lagi SDM Waikabububak.

Ia menambahkan, saat ini hanya melayani 8 sekolah dengan jumlah siswa siswi sekitar 3000 orang.

Meski demikian, pihaknya sedang mempertimbangkan kembali atas keputusan itu. Namun, hal itu tidak bisa berlangsung dalam minggu ini, karena anggaran kegiatan itu diusulkan ke pusat untuk satu minggu kegiatan. (pet)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved