Breaking News
Kamis, 30 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Aksi Penipuan Atas Nama MBG, Lima Katering Jadi Korban

Kerugian korban penipuan atas order fiktif program MBG itu pun mencapai angka puluhan juta rupiah. 

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
MAKAN BERGIZI GRATIS - Ilustrasi siswa SMAK Frateran Maumere sedang menikmati makan bergizi gratis di SMAK Frateran Maumere Senin (17/2/2025). Di Ponorogo Jawa Timur, lima katering jadi korban penipuan atas nama MBG. 

POS-KUPANG.COM, PONOROGO - Lima pengusaha katering jadi korban penipuan yang mengatasnamakan program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kelima katering itu merupakan perusahaan katering di  Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Komandan Kodim 0802 Ponorogo, Letkol Inf Dwi Soerjono mengatakan, kelima perusahaan katering tertipu orderan fiktif kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Kerugian korban penipuan atas order fiktif program MBG itu pun mencapai angka puluhan juta rupiah. 

“Ya ada konfirmai mengaku tertipu sampai Rp 8,2 juta. Modusnya adalah kelebihan bayar. Jadi korban diminta untuk transfer ke pelaku karena kelebihan bayar,” ujar Letkol Inf Dwi Soerjono dikutip dari Kompas.com, Minggu (23/2/2025). 

Dia menambahkan, pelaku penipuan order MBG melalui sambungan telepon berpura-pura permintaan orderan berupa makanan, sewa gedung maupun bahan makanan untuk keperluan program MBG. Pelaku kemudian mengirimkan notifikasi transfer fiktif dengan nilai nominal yang dilebihkan. 

"Pelaku mengirimkan transfer palsu dengan nominal yang dilebihkan. Pelaku kemudian meminta kelebihan bayar untuk dikembalikan padahal foto bukti transfer yang dikirim ke korban itu palsu. Uang itu sebetulnya tidak ada atau tidak masuk ke rekening," imbuhnya.

Dwi Soerjono menegaskan bahwa kegiatan MBG semua terpusat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dia meminta masyarakat waspada jika ada oknum yang menjanjikan kerjasama program MBG mengatasmakan pejabat atau instansi Kodim 0802 Ponorogo.

“Kami harap masyarakat waspada dan melakukan pengecekan terlebih dahulu untuk menghindari maraknya aksi penipuan,” pungkasnya. (*)

 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved