Pilkada Belu
Tokoh Agama Ajak Masyarakat Belu Tetap Jaga Suasana Kondusif Jelang Putusan MK
Pater Vincentius menegaskan bahwa keputusan MK merupakan hasil dari proses hukum yang harus dihormati oleh semua pihak.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada Belu pada 24 Februari 2025, pimpinan tokoh agama mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Belu untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif, aman dan damai.
Hal ini disampaikan oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua, Pater Vincentius Wun SVD, usai pertemuan silaturahmi bersama Paslon Bupati Agus Taolin nomor urut 2 dan Paslon Bupati Willybrodus Lay bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kamis (20/2/2025).
Pater Vincentius menegaskan bahwa keputusan MK merupakan hasil dari proses hukum yang harus dihormati oleh semua pihak.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Belu untuk menunggu dan menerima apapun putusan MK nanti. Apa yang diputuskan merupakan yang terbaik bagi Kabupaten Belu," ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belu, Abdullah Balajam, juga mengajak umat agar tetap menjaga suasana yang damai di Kabupaten Belu.
Baca juga: Jelang Putusan MK Pilkada Belu, Forkopimda dan Tokoh Agama Silaturahmi ke Agus Taolin dan Willy Lay
"Mari kita bersama-sama menciptakan ketenangan dan kedamaian, karena persatuan dan persaudaraan jauh lebih penting daripada perbedaan politik," katanya.
Hal serupa disampaikan oleh Ketua Klasis Belu, Pdt. Para Mengi Ully, yang berharap agar masyarakat tetap mengedepankan kebersamaan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
"Sebagai pemimpin agama, kami ingin mengingatkan bahwa Pilkada hanyalah bagian dari demokrasi, tetapi persaudaraan kita sebagai masyarakat Belu harus tetap dijaga. Jangan sampai perbedaan pilihan politik membuat kita terpecah," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Silaturahmi ini bertujuan untuk mengajak kedua Paslon serta para pendukung agar tetap menjaga keamanan serta menciptakan situasi yang kondusif baik menjelang maupun pascaputusan MK.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Belu AKBP Benny Miniani Arief, Kasdim Mayor Kav Yatman, Kasi Intel Kejari Belu Budi Hardjo, Vikjen Keuskupan Atambua Pater Vincentius Wun, SVD, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belu Abdullah Balajam, dan Ketua Klasis Belu Pdt. Para Mengi Ully.
Silaturahmi ini juga dihadiri oleh Wakapolres Belu, Kabag Ops Polres Belu, Kasat Lantas, Kasi Propam, serta Kabag Protokol Pemda Belu. (Cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.