Flores Timur Terkini

Mobil Baru Parkir di Rujab Bupati Flores Timur, Anton Doni-Ignas Uran Pilih Mobil Lama

Pasangan yang diusung Partai NasDem yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto itu disebut-sebut lebih memilih mobil lama.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
Antonius Doni Dihen-Ignasius Boli Uran 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Dua unit Kendaraan dinas baru untuk Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur periode 2025-2030, Anton Doni Dihen dan Ignas Boli Uran sudah diparkir di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Kabarnya, kendaraan yang diboyong melalui kantong APBD Rp 1.320.000.000 itu tak langsung digunakan Anton Doni dan Ignas Uran.

Pasangan yang diusung Partai NasDem yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto itu disebut-sebut lebih memilih mobil lama.

Kabar ini dibenarkan Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Flores Timur, Jack Ara Kian saat dikonfirmasi, Kamis (20/2/2025) sore. Jack hadir dalam acara pelantikan Anton dan Ignas di Istana Jakarta Kamis pagi.

"Mobil masih parkir di Rujab I. Beliau berdua (Bupati dan Wakil) menggunakan mobil lama yang merk Fortuner," kata Jack Ara Kian.

Baca juga: Anton Doni Dihen Kunjungi Penyintas Lewotobi di Posko Pengungsian


Menurutnya, alasan Anton Doni dan Ignas Uran memilih kendaraan lama karena masih sangat layak digunakan. Meski mobil baru dibiarkan parkir tanpa difungsikan, namun Jack menyebut aset itu tidak mubazir.

"Pak Bupati dan Wakil menilai mobil yang lama masih layak, sehingga sementata beliau akan gunakan yang lama, untuk sementara ya bukan selamanya," pungkasnya.

"Mobil baru untuk sementara parkir dulu, beliau berdua melihat kendaraan itu dari sisi fisiknya," sambungnya lagi.

Jack menambahkan, mobil Bupati lama merk Fortuner sebelumnya digunakan dua mantan Penjabat Bupati, Doris Alexander Rihi dan Sulastri Rasyid. Sementara mobil Wakil Bupati digunakan Sekda Petrus Pedo Maran.

"Kalau dalam perjalanan (kendaraan) sudah tidak nyaman lagi, maka gunakan yang baru," jelasnya.

Dia menambahkan, secara ketentuan sesuai Permendagri, setiap pejabat daerah disiapkan kendaraan dinas.

Jauh hari sebelumnya, pengadaan kenadaraan dinas baru berjumlah lima unit ini menguras APBD sebesar Rp 3,2 miliar. Peruntukan mobil itu bagi Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan dua Wakil Ketua DPRD.

Sorotan publik meledak ke permukaan ketika Pemda Flores Timur memboyong lima mobil baru di tengah situasi ekonomi masyarakat yang lesuh, terlebih dalam bencana letusan Gunung Lewotobi Laki-laki. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved