Kamis, 7 Mei 2026

Sumba Barat Daya Terkini

Bangkai Babi Dibuang Sembarangan di Ruas Jalan Raya Kawasan Hutan Watukanggorok SBD

Maraknya ternak babi mati diduga karena serangan virus African Swine Fever atau penyakit demam babi Afrika

Tayang:
Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
BANGKAI BABI- Foto bangkai babi yang dibuang sembarangan di pinggir jalan raya kawasan hutan Watakanggorok, Sumba Barat Daya, Kamis (20/2/2025) sore. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA- Ruas Jalan Trans Sumba, tepatnya sepanjang kawasan hutan Watukanggorok di Kecamatan Wewewa Barat, Sumba Barat Daya, berhamburan bangkai babi yang dibuang oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab. 

Kondisi  itu menyebabkan bau busuk menyengat hidung setiap masyarakat yang melintas pada ruas jalan tersebut.

Apalagi bangkai babi itu dibuang di pinggir jalan raya termasuk salah satu bangkai babi masih utuh dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Maraknya ternak babi mati diduga karena serangan virus African Swine Fever atau penyakit demam babi Afrika yang melanda ternak babi milik masyarakat Sumba Barat Daya selama 2 bulan terakhir ini.

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, Kamis (20/2/2025) siang, ketika memasuki kawasan hutan  Watukanggoro di Kecamatan Wewewa Barat, Sumba Barat Daya, akan merasakan bau busuk menyengat hidung. 

Bau tak sedap itu datang dari sejumlah bangkai babi yang dibuang  oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab di sepanjang jalan raya kawasan hutan Watukanggorok, Sumba Barat Daya.

Baca juga: Cegah Virus ASF, Kadis Peternakan Sumba Barat Imbau Warga Tak Buang Bangkai Babi Sembarangan

Robi Ngongo Dapa, salah seorang warga yang ditemui saat melintas di jalan raya  tersebut, Kamis (20/2/2025) mengaku sangat menyesalkan tindakan masyarakat  yang membuang bangkai babi sembarangan di wilayah itu. 

Apalagi   ruas jalan raya itu merupakan jalan trans Sumba yang menghubungkan masyarakat empat kabupaten di Pulau Sumba.

Karena itu, ia mendesak pemerintah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menertibkan oknum masyarakat yang membuang bangkai  babi mati ataupun sampah lainnya di sepanjang jalan raya itu. 

Sebab hal itu berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat terutama yang melintas pada ruas jalan tersebut.(pet)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved