Minggu, 26 April 2026

Kabupaten Kupang Terkini

Camat Kupang Barat Segera Keluarkan Himbauan Waspada Serangan Buaya 

Meskipun dalam kondisi terluka parah, Jiki Orlando Benu berhasil melarikan diri meski sempat dikejar oleh buaya tersebut. 

Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-BKSDA
BUAYA MUARA - Seekor buaya muara yang dievakuasi oleh BKSDA NTT di Desa Nunkurus  Kabupaten Kupang beberapa waktu lalu  

Laporan Reporter POS KUPANG.COM- Ryan Tapehen 

POS KUPANG.COM, OELAMASI - Wilayah Kupang Barat khususnya di Desa Lifuleo saat ini muncul banyak buaya yang dikhawatirkan dapat menjadi ancaman bagi warga. 

Untuk itu oleh Camat Kupang Barat Yusak Uling akan segera mengeluarkan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dimanapun berada khsusunya berada di tepi danau, atau tepi laut yang sering menjadi lokasi habitat buaya

"Kita akan keluarkan himbauan kepada masyarakat yang ada di Lifuleo supaya hati-hati. Juga kepada masyarakat di pantai sekitar supaya masyarakat pesisir pantai waspada karena banyak buaya muara yang naik ke darat di musim seperti ini supaya selalu berhati-berhati," ungkap Yusak Uling, Rabu 12 Februari 2025. 

Dia juga mengakui kalau sudah seringkali mendapat laporan dari warga ada serangan buaya Terhadap manusia namun sejauh ini belum ada korban jiwa. 

Meskipun demikian dia meminta warga agar menghindari lokasi dimana menjadi habitat buaya agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

Baca juga: Longsor di Desa Bitobe Kabupaten Kupang, Pemerintah Kesulitan Evakuasi Warga dan 38 KK Terisolir

 Sementara, Kepala Desa Lifuleo, Suwingli Say mengungkapkan saat ini jumlah binatang reptil ini makin banyak di danau Tuadale. 

"Buaya sekarang sudah tambah banyak karena itu habitat mereka, Danau itu juga ikannya banyak sudah ada dari dulu sehingga jadi mata pencaharian warga dusun 2 dan dusun 3," terang Suwingli, Selasa 11 Februari 2025. 

Sehingga meskipun ada larangan juga himbauan agar berhati-hati namun masyarakat tetap mencari ikan disana baik menggunakan jala atau memancing. 

Meskipun sudah ada kejadian berulang akibat serangan buaya namun pemdes Lifuleo sampai saat ini tidak bisa membatasi aktifitas masyarakat di danau itu karena menurut dia itu merupakan ladang pencaharian masyarakatnya. 

Terkadang kata dia, ternak warga seperti ayam, anjing, bahkan babi hilang di sekitar area danau namun warga sudah tahu itu dimakan buaya

"Disana kejadian hampir setiap tahun ada, kita sudah kasi papan plang untuk himbauan tapi mau bagaimana l, itu Masyarakat punya tempat mencari makan juga, mereka juga tahu ada buaya tapi selalu hati-hati," pungkasnya. 

Sebelumnya, Jiki Orlando Benu (27), warga Dusun 3 Tuadale, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang yang sedang asik memancing di danau Tuadale, Senin 10 Februari 2025 tak sadar menjadi target mangsa buaya

Dari keterangan Kapolres Kupang melalui Kapolsek Kupang Barat Ipda Syamsudin Noor, Selasa 11 Februari 2025, Jiki Diterkam di bagian tangan kanan saat memancing. 

Kejadiannya menurut Ipda Syamsudin berawal saat korban sedang memancing ikan seorang diri di danau yang dikenal sebagai habitat buaya

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved