Cuaca Ekstrem

Cuaca Ekstrem, Proyek Jalan Wolowiro-Nuaria Terhenti, Warga Lenandareta Keluhkan Dampak

Pekerjaan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 5.690.000.000 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024 ini terhenti sejak beberapa waktu lalU.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-PJ KADES LENANDARETA
RUAS JALAN - Kondisi ruas jalan Wolowiro-Nuaria yang dikerjakan oleh CV. Triofa Perkasa Sejati di Desa Lenandareta, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, yang dihentikan sementara waktu akibat cuaca ekstrem melanda wilayah itu, Jumat (7/2/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Proyek pembangunan ruas jalan Wolowiro-Nuaria yang dikerjakan oleh CV. Triofa Perkasa Sejati di Desa Lenandareta, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, kini terancam molor. 

Padahal, proyek yang dimulai pada 24 Juni 2024 ini seharusnya rampung pada 30 Desember 2024, namun hingga kini belum ada tanda-tanda kelanjutan pekerjaan. 

Kondisi ini membuat masyarakat setempat semakin resah dan khawatir.

Pekerjaan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 5.690.000.000 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024 ini terhenti sejak beberapa waktu lalu. 

Sisa pekerjaan yang belum selesai, seperti pengaspalan jalan, semakin terhambat karena tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut. 

Baca juga: Anggota DPRD Pantau Banjir di Magepanda Sikka, Diki Raja Minta Warga Selalu Waspada 


Akibatnya, material yang digunakan untuk pekerjaan terkikis air hujan, menyebabkan terhentinya aktivitas proyek.

Kristo Bai, Ketua BPD Desa Lenandareta yang juga warga Dusun Ba’i Du’a, mengungkapkan kekecewaannya. 

“Kami terganggu dengan material yang berserakan di jalan. Selain itu, jalan yang sudah digusur menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan. Kami juga khawatir proyek ini tidak akan dilanjutkan,” ujar Kristo.

Dampak dari pekerjaan yang terbengkalai juga dirasakan oleh warga Kampung Nuagau, Dusun Bai Du’a. 

Penggusuran jalan di daerah tersebut telah menyebabkan longsor yang mengancam sebuah rumah warga. 

Jika hujan deras terus mengguyur, rumah tersebut berisiko roboh akibat pergerakan tanah yang semakin parah.

Baca juga: PPK Kecamatan Paga Sikka, Kuatirkan Pemadaman Listrik Bergilir Saat Pemilu  

Masyarakat setempat pun mendesak agar pihak pelaksana segera melanjutkan pekerjaan agar mereka dapat beraktivitas dengan aman. 

“Kami berharap proyek ini bisa segera diselesaikan, karena jalan ini sangat penting bagi kami,” tambah Kristo Bai.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sikka, Yuven Gajon, menjelaskan, proyek ini sempat mengalami kendala akibat cuaca ekstrem. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved