Manggarai Timur Terkini

Longsor di Dua Titik  di Kampung Kigit, Tutupi Badan Jalan Lewurla-Lempang Paji Manggarai Timur 

hanya pejalan kaki yang bisa lewat, itu pun jalannya selalu hati-hati karena longsornya sepertinya jalan terus

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-HERMAN AGAS
TANAH LONGSOR - Tanah lomgsor yang menutupi badan jalan Lewurla-Lempang Paji, Kecamatan Elar Selata, Rabu (5/2/2025 yang belum dievakuasi saat ini.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Itensitas curah hujan yang tinggi yang kembali terjadi pada dua hari lalu, menyebabkan kembali terjadi bencana tanah longsor di dua titik yang berbeda tepatnya di dekat SDI Kigit, Kampung Kigit, Kelurahan Lempang Paji Elar Selatan, pada Rabu 5 Februari 2025 kemarin. 

Dampak longsor ini menutupi seluruh badan jalan Kabupaten yang menghubungkan Kelurahan Lempang Paji menuju Lewurla, Kecamatan Elar Selatan.

Sehingga arus lalu lintas di ruas jalan itu terus lumpuh, setelah  sebelumnya juga terjadi longsor besar di dua titik yakni di Wolo Belang, Desa Wae Rasan dan di Kampung Liur, Kelurahan Lempang Paji yang sekarang lagi gusur oleh PT Indoraya Jaya Perkasa. 

Camat Elar Selatan Herman Agas, menyampaikan ini kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (7/2/2025) siang. 

Baca juga: Hilang Tiga Hari, Warga Manggarai Timur NTT Ditemukan Tak Bernyawa di Balik Runtuhan Pohon Lontar

"Dua titik longsor ini juga sangat besar danenutup seluruh badan jalan dan sulit lewat kendaraan baik roda dua maupun roda 4, hanya pejalan kaki yang bisa lewat, itu pun jalannya selalu hati-hati karena longsornya sepertinya jalan terus,"ujar Herman. 

Pasca terjadinya lomgsor ini,  kata Herman, ia langsung melaporkan kepada Pj Bupati dan juga BPBD Kabupaten Manggarai Timur, untuk bisa menindaklanjuti terkait penanganan bencana alam tersebut. 

Terkait dengan alat berat excavator milik PT Indoraya Jaya Perkasa, kata Herman, ia sudah melakukan koordinasi dan pihak perusahaan tersebut siap membantu untuk mengevakuasi, namun saat ini mereka mengalami hambatan tak ada bahan bakar minyak jenis solar.


"Memang pihak perusahaan itu siap membantu untuk mengevakuasi material longsor baru pada dua titik itu, karena saat ini mereka lagi gusur di titik dekat disitu, tapi kendala mereka saat ini kewalahan bahan bakar solar,"ujar Herman. (rob) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved