KUR 2025
Penyaluran KUR di NTT Selama Tahun 2024 Capai 2,89 Triliun
eceran masih menjadi sektor dengan penyaluran KUR terbesar yaitu sebesar 54,72 persen dari total penyaluran.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi NTT selama tahun 2024 mencapai Rp 2,89 Triliun.
Hal itu disampaikan Kepala Kanwil DJPb NTT, Catur Ariyanto Widodo di Kupang, Jumat 24 Januari 2025.
Catur menjelaskan, dalam rangka membantu dan meningkatkan usaha para pelaku UMKM khususnya untuk mendapatkan akses pembiayaan melalui APBN, pemerintah menyediakan program pemberian subsidi bunga dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh perbankan dan Kredit Ultra Mikro (UMi) yang disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).
"Total penyaluran KUR selama tahun 2024 mencapai Rp 2,89 triliun untuk 68.995 debitur," kata Catur.
Catur mebyebut, sektor perdagangan besar dan eceran masih menjadi sektor dengan penyaluran KUR terbesar yaitu sebesar 54,72 persen dari total penyaluran.
Baca juga: Jadwal Kapal Ferry ASDP Kupang NTT Sabtu 25 Januari 2025 KMP Ile Labalekan Kupang-Rote
"Tiga daerah yang menerima penyaluran KUR terbesar secara spasial adalah Kota Kupang dengan total penyaluran Rp 304,22 miliar, Kabupaten Ende sebesar Rp 212,22 miliar, dan kabupaten Manggarai sebesar Rp 194,61 miliar," bebernya.
Sementara, kata Catur, untuk penyaluran UMi selama tahun 2024 mencapai Rp 316,65 miliar untuk 68.856 debitur atau tumbuh 133,03 persen (yoy).
Menurut sektornya, kata Catur, penyaluran UMi terbesar pada sektor perdagangan besar dan eceran. Daerah dengan penyaluran UMi terbesar di NTT salama tahun 2024 adalah di Kabupaten Sikka dengan total penyaluran Rp 28,50 miliar, disusul Kabupaten Timor Tengah Selatan Rp 25,68 miliar dan Kabuoaten Manggarai sebesar Rp 23,85 miliar.
Dia menambahkan, kinerja APBN regional NTT tahun 2024 yang terjaga menjadi modalitas menyongsong pelaksanaan APBN tahun 2025.
"Seluruh jajaran Kanwil Ditjen Perbendaharaan di Provinsi NTT akan terus berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan APBN tahun 2025 untuk mewujudkan stabilitas dan inklusivitas yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat di NTT," pungkasnya. (cr20)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.