Minggu, 19 April 2026

Prakiraan Cuaca

BMKG NTT Peringatkan Warga Perihal Badai Petir, Simak Tips Menghindari Sambarannya

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama, tidak ada tempat di luar yang aman di dekat badai petir. 

|
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
Gambar ilustrasi petir. BMKG NTT menyarankan beberapa langkah agar seseorang bisa terhindar dari sambaran petir.  

Jika sedang mengendarai motor, segeralah berhenti dan cari tempat untuk berlindung.

Bila sedang berteduh di luar ruangan, atur jarak 3-5 meter dengan orang lain agar terhindar dari lontaran energi saat ada petir.

Baca juga: Prakiraan Cuaca NTT, Hari Ini NTT Diguyur Hujan Sedang hingga Hujan Petir

Ketika berada di luar ruangan, berdiri dengan merapatkan kaki atau berdiri dengan satu kaki untuk mengurangi potensi arus listrik dari petir melewati tubuh.

"Sebaiknya mematikan alat komunikasi karena sinyal yang dipancarkan alat komunikasi bisa memancing petir menyambar," tambah Arief. 

Stasiun Geofisika Kupang dalam laporan, 10-16 Januari 2025 terdata kejadian petir wilayah Kota Kupang sebanyak 188.287 sambaran dan sebanyak 186.517 sambaran di lautan dan 1.770 sambaran di daratan yang didominasi oleh petir CG+ (positif) sebanyak 894 sambaran. 

Dari enam kecamatan di Kota Kupang, sambaran petir terbanyak terjadi di Kecamatan Kelapa Lima sebanyak 412 sambaran petir CG+ (positif). 

Kejadian petir terbanyak di Kota Kupang terjadi pada tanggal 10 Januari 2025 sebanyak 46.513 sambaran. 

Arief juga menyampaikan, prakiraan puncak musim hujan di NTT terjadi Januari - Februari. Sementara musim pancaroba akan berlangsung sekitar bulan April. (fan) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved