Kamis, 9 April 2026

Prakiraan Cuaca

BMKG NTT Peringatkan Warga Perihal Badai Petir, Simak Tips Menghindari Sambarannya

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama, tidak ada tempat di luar yang aman di dekat badai petir. 

|
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
Gambar ilustrasi petir. BMKG NTT menyarankan beberapa langkah agar seseorang bisa terhindar dari sambaran petir.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG  - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG NTT memberikan peringatan kepada warga perihal adanya badai petir.

Untuk terhindar dari sambaran petir, BMKG pun menyarankan beberapa langkah agar ditaati.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama, tidak ada tempat di luar yang aman di dekat badai petir

Oleh karena itu, perlu melakukan perencanaan yang baik sebelum aktivitas di luar ruangan. 

"Kita dapat pergi ke tempat yang aman jika terjadi badai petir. Saat melihat awan hujan dan juga guntur bergemuruh, masuklah ke dalam rumah," pinta Arief pada Jumat (17/1/2025). 

Jika mendengar guntur, berarti badai petir sudah cukup dekat dan dapat menimbulkan ancaman langsung. 

Setelah guntur berhenti, tunggu 30 menit sebelum melanjutkan aktivitas di luar ruangan.

BMKG juga mengeluarkan tips untuk menghindari sambaran petir. 

Baca juga: Satu Keluarga di Timor Tengah Selatan NTT Disambar Petir, 1 Tewas Dua Luka-luka

Pertama-tama, segera masuk ke dalam ruangan atau mobil, jika sedang berada di luar ruangan dan mendengar guntur.

Jika berada di kolam renang, segeralah naik dan menjauh karena petir bisa mengantarkan energi ke air. 

Jangan berlindung di bawah pohon. Karena, ketika pohon tersambar petir, energinya bisa melompat ke tubuh seseorang.

Jauhi tiang listrik, menara, atau sesuatu yang tinggi dan mudah tersambar petir

Ketika berada di sawah, lapangan, atau taman, segera menjauh karena petir mencari tempat tertinggi untuk melepaskan muatan energi. 

Sedangkan saat itu, seseorang menjadi objek tertinggi sehingga potensi tersambar petir semakin meningkat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved