Senin, 20 April 2026

Kasus Harun Masiku

Hasto Kristiyanto Joget dan Lari Maraton Sebelum Diperiksa KPK

Meski sudah tersangka, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto masih menghadiri acara Runniversary Soekarno Run di GBK.

Editor: Alfons Nedabang
KOMPAS.com/TRIA SUTRISNA
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui di acara Soekarno Run Anniversary di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/1/2025). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Meski sudah menyandang status tersangka, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto masih menghadiri acara Runniversary Soekarno Run di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/1/2024). 

Acara ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-52 PDIP. Bahkan dalam acara tersebut, Hasto tampak berbaur dengan peserta dan berjoget di atas panggung.  

Layar panggung menampilkan tulisan "KPK", yakni Kelompok Pemuja Koplo. Logo ini tampak menyerupai logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Hari ini kami sengaja mengundang KPK, Kelompok Pemuja Koplo. Tetapi kalau saya adalah Kelompok Pemuja Keadilan," kata Hasto.

Acara ini dihadiri sejumlah petinggi PDIP di antaranya Puan Maharani, Komarudin Watubun, Eriko Sotarduga, Ganjar Pranowo, Pramono Anung hingga Aria Bima.

Hasto saat ini diketahui menyandang status tersangka dalam kasus dugaan suap Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI. 

Baca juga: Guntur Romli: PDIP Minta KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan Hasto Kristiyanto

Kasus ini menyeret mantan kader PDIP Harun Masiku dan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan.

Hasto diduga berperan dalam pemberian uang suap kepada Wahyu Setiawan agar Harun Masiku dapat menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 melalui mekanisme PAW.

Selain itu, Hasto juga diduga menghalangi proses penyidikan terkait keberadaan Harun Masiku yang masih buron sejak 2020.

KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hasto pada Senin (13/1/2025), setelah sebelumnya Hasto tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pertama yang dijadwalkan pada Senin (6/1/2025). 

Kuasa hukum Hasto, Johannes Tobing, memastikan bahwa kliennya akan hadir pada pemanggilan berikutnya. "(Surat) sudah kita terima, (pemeriksaan) nanti tanggal 13 (Januari)," kata Johannes.

Hasto Kristiyanto, saat dikonfirmasi mengaku siap menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasto memastikan dirinya akan mematuhi segala proses hukum yang dilakukan lembaga antirasuah itu.

"Ya sudah (siap), karena ini kan sudah persoalan cukup lama dan sesuai dengan komitmen saya akan taat sepenuhnya pada seluruh proses hukum, hukum yang berkeadilan," kata Hasto.

Baca juga: Megawati Geram KPK Jadikan Hasto Kristiyanto Tersangka

Dia juga mengaku telah mempelajari hak-haknya sebagai tersangka sebagai bagian dari persiapannya. "Saya juga sudah membaca hak-hak saya dalam status sebagai tersangka. Hak sebagai tersangka apa saja itu sudah saya pelajari dengan sebaik-baiknya," ujar Hasto.

Hasto menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk mengikuti proses ini dengan penuh keyakinan. "Sejak awal kami tahu jalan yang ditempuh oleh PDIP sejak PNI pada masa Bung Karno, PDI, Bu Mega hingga PDI Perjuangan memang jalan-jalan terjal yang harus dihadapi dengan keyakinan ideologis," ucapnya. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved