Jumat, 12 Juni 2026

Ketua DPD Golkar Ditikam

Nus Kei Hendak Hadiri Musda Golkar Maluku Tenggara

Politisi Golkar itu menghembuskan nafas terakhir setelah ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur sesaat setelah tiba dari Jakarta.  

Tayang:
Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM/GOLKAR
KORBAN PENIKAMAN - Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau Nus Kei, tewas ditikam saat berada di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4/2026). 

POS-KUPANG.COM, AMBON -- Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas pada Minggu (19/4/2026) siang.

Politisi Golkar itu menghembuskan nafas terakhir setelah ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur sesaat setelah tiba dari Jakarta.  

Ketua DPP Golkar Dave Laksono menyebut kedatangan Nus Kei ke Maluku Tenggara untuk menghadiri agenda Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar.

"Kedatangan Agrapinus Rumatora Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara untuk mengikuti Musda Partai Golkar Maluku Tenggara yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 22 April 2026," kata Dave dikutip dari Tribunnews, Minggu.

Baca juga: Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Pelaku Dua Orang

 

Kronologi Nus Kei Tewas Ditikam

Dave menjelaskan, korban tiba di bandara sekitar pukul 10.45 WIT menggunakan pesawat Lion Air JT880 dari Bandara Pattimura, Ambon.

"Pukul 10.45 WIT, pesawat Lion Air JT880 (yang ditumpangi Nus Kei) landing di Bandara Udara Karel Sadsuitubun dari Bandara Pattimura Ambon," ujarnya.

Setelah turun dari pesawat, korban berjalan menuju pintu keluar untuk menemui keluarga. Tidak lama kemudian, seorang pria mendekati korban dan langsung melakukan penikaman.

"Selang beberapa menit, datang seorang pria diduga pelaku memakai jaket merah dan menggunakan masker langsung menikam Saudara Almarhum Agrapinus Rumatora," kata Dave.

Akibat penikaman tersebut, korban mengalami empat luka tusuk di sejumlah bagian tubuh.

"Mengalami empat luka tusuk di bagian dada kanan dan kiri, leher bagian kiri, serta tulang belakang," katanya.

Korban sempat mendapatkan pertolongan sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong.

"Pukul 11.44 WIT, Agrapinus Rumatora dinyatakan meninggal dunia oleh dr. Irene Ubro akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital," ujar Dave.

Ia menambahkan, kakak korban sempat membanting pelaku. Tetapi, pelaku mampu melawan dan melarikan diri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved