Minggu, 19 April 2026

Penembakan Bos Rental

Kasus Penembakan Bos Rental, TNI AL Janji Usut Tuntas

Laksamana Muda TNI Samista mengatakan, pihaknya juga berjanji akan membuka fakta seterang-terangnya terkait kasus ini. 

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM
Ilustrasi kasus penembakan. TNI AL berjanji menyelesaikan kasus penembakan yagn diduga melibatkan anggota. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pihak TNI Angkatan Laut (AL) berjanji akan melakukan proses pengusutan kasus penembakan bos rental mobil di rest area tol Tangerang-Merak 2 januari lalu, yang diduga melibatkan anggota. 

Hal tersebut disampaikan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut ( Danpuspomal ) Laksamana Muda TNI Samista di Markas Koarmada RI, Jakarta Pusat pada Senin (6/1/2025).

Laksamana Muda TNI Samista mengatakan, pihaknya juga berjanji akan membuka fakta seterang-terangnya terkait kasus ini. 

"Kami dari jajaran TNI Angkatan Laut, sebagaimana disampaikan Panglima Armada RI, kami akan selalu terbuka dan akan menyampaikan fakta apa adanya," kata Danpuspomal dikutip dari Kompas.com.

Samista mengatakan bahwa apabila dari peristiwa itu terbukti anggota TNI AL melakukan tindak pidana, maka akan diperiksa sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, selama ini jajaran TNI AL melalui Pusat Polisi Militer Angkatan Laut terus mengusut kasus ini.

"Maka dari itu kami mohon kepada rekan-rekan wartawan, berikan waktu kami untuk melakukan ini. Kami bekerja terus, bahkan bukan hanya siang, tetapi siang malam kami melakukan pengejaran, melakukan pengumpulan saksi-saksi, dan pengumpulan barang-barang bukti yang ada yang terkait peristiwa ini, sehingga peristiwa ini akan terang, apa sih sesungguhnya yang terjadi," ungkap dia.

Terakhir, Samista meminta semua pihak yakin bahwa TNI AL akan memproses kasus ini sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini ditegaskan karena berkaca pada banyaknya kasus yang melibatkan anggota TNI AL beberapa waktu belakangan.

"Yakinkan kepada kami bahwa kami jajaran TNI AL akan memproses sesuai ketentuan yang berlaku. Yakinkan itu. Karena sampai saat ini kita banyak kejadian-kejadian yang selalu melibatkan anggota TNI AL. Apabila itu terbukti, kita akan lakukan proses-proses hukum. Seperti mohon maaf, peristiwa Nias, peristiwa pembunuhan pada saat pencaloan masuk anggota TNI AL, kita proses dan putusannya itu seumur hidup, bahkan yang melakukan, mohon maaf, yang melakukan pembunuhan adalah anggota Puspomal sendiri," janji Danpuspomal.

Adapun sebelumnya, peristiwa penembakan yang menewaskan pemilik rental mobil terjadi di rest area Km 45 Tol Tangerang-Merak pada Kamis (2/1/2025).

Kepala Seksi Humas Polresta Tangerang Ipda Purbawa mengatakan pelaku diduga ada empat orang.

"Pelaku yang pasti sudah kita identifikasi, namun tidak bisa kita sampaikan ke publik," ujar Purbawa saat dikonfirmasi, dikutip dari Antara, Jumat (3/1/2025).

Terkini, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, mengatakan bahwa prajurit TNI yang diduga terlibat penembakan tersebut sudah diamankan di Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal).

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved