Warga Sikka Tewas Dianiaya
Motif Pembunuhan Aliwongso Warga Mapitara Sikka NTT Dipicu Dendam Lama
Para pelaku sudah kami tangkap, Kami juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Aparat Polres Sikka menduga motif dugaan tindak pidana pembunuhan yang dialami Philius Aliwongso, petani asal Dusun Glak, Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu, 1 Januari 2025 malam dipicu rasa dendam.
Yang mana para pelaku dendam dengan korban hingga berujung pada adanya penggeroyokan hinggas menyebabkan orang lain meninggal dunia.
Selain itu, para pelaku mabuk alkohol saat datang ke rumah Kornelius Hemu yang sedang merayakan malam pergantian tahun baru hingga melakukan tindak pidana tersebut.
Di mana para pelaku menggeroyokan korban dan salah satu pelaku menikam korban hingga tewas di rumah Kornelius.
Baca juga: Polda NTT Evaluasi Perayaan Malam Pergantian Tahun Baru 2025 di NTT Aman dan Lancar
"Dugaan sementara menduga motif pembunuhan dipicu oleh dendam lama yang diperburuk oleh pengaruh alkohol. Korban yang dikenal sebagai petani sederhana meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya.Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan pelaku," kata Kapolres Sikka, AKBP Hardi Dinata B kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Jumat (3/1/2025).
Ia mengungkapkan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat identitas para saksi dan membawa jenazah korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kasus ini kami tindaklanjuti dengan prioritas. Para pelaku sudah kami tangkap, Kami juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pasca kejadian suasana Desa Hale sempat memanas. Namun, aparat kepolisian bersama tokoh masyarakat berhasil meredakan situasi.
"Pihak keluarga sudah menyerahkan kasus ini kepada aparat penegak hukum dan mereka berharap agar kasus ini segera diselesaikan dan keadilan ditegakkan," paparnya.
Kapolres Sikka pun kembali menegaskan, pengusutan kasus ini sedang berlangsung di Polres Sikka.
"Harapan kami peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang," ujarnya.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.