Rabu, 20 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Rabu 1 Januari 2025, “Memuji dan Memuliakan Allah”

merenungkan peran Maria dalam rencana keselamatan Allah dan bagaimana kita dapat memuji serta memuliakan-Nya. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Rosalina Woso
Dok. POS-KUPANG.COM
Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik Rabu (1/1/2025, “Memuji dan Memuliakan Allah” 

Oleh : Bruder Pio Hayon SVD

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Rabu 1 Januari 2025, “Memuji dan Memuliakan Allah

Hari Rabu Oktah Natal  
Pesta Maria Bunda Allah
Bacaan I:  Bil.  6: 22-27
Bacaan II: Gal.  4:4-7
Injil : Lukas 2:16-21

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Salam damai  sejahtera untuk kita semua. Kebajikan Kristiani yang tampak dalam doa adalah untuk memuji dan memuliakan Tuhan sebagai sumber hidup dan kekuatan kita.

Itulah doa yang sebenarnya. Karena dengan cara itu kita masuk dalam kasih Tuhan dan kita sebagai hambaNya yang setia memuji dan memuliakan Dia dalam doa-doa kita. Karena hanya dengan itulah kita mendekatkan diri pada Tuhan.

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Pada hari ini, kita merayakan Pesta Maria Bunda Allah, yang juga bertepatan dengan awal tahun baru.

Bacaan-bacaan yang kita dengar mengajak kita untuk merenungkan peran Maria dalam rencana keselamatan Allah dan bagaimana kita dapat memuji serta memuliakan-Nya. 

Dalam bacaan pertama (Bilangan 6:22-27), Tuhan memberikan perintah kepada Musa untuk memberkati umat-Nya. Berkat ini mencerminkan kasih dan perlindungan Allah terhadap Israel.

"Tuhan memberkati dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia" (Bil. 6:24-25). Ini adalah pengingat bahwa berkat Allah selalu menyertai kita, dan sebagai umat-Nya, kita dipanggil untuk hidup dalam terang berkat tersebut.

Dalam bacaan kedua (Galatia 4:4-7) Paulus menegaskan bahwa pada waktu yang ditentukan, Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan. Ini menunjukkan bahwa Maria memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah keselamatan. Dengan menerima Yesus, kita menjadi anak-anak Allah.

Melalui Maria, kita melihat bagaimana Allah memilih untuk memasuki sejarah manusia dan memberikan kita identitas baru sebagai ahli waris-Nya. Ini adalah alasan untuk memuji dan memuliakan Allah, karena melalui Maria, kita menerima keselamatan dan kasih-Nya. 

Akhirnya dalam Injil (Lukas 2:16-21) hari ini, kita mendengar tentang para gembala yang datang untuk melihat bayi Yesus.

Mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka oleh malaikat, dan semua orang yang mendengarnya heran. Maria, dalam ketenangan hatinya, menyimpan semua perkataan itu dan merenungkannya (Luk. 2:19).

Ini menunjukkan sikap Maria yang penuh perhatian dan reflektif, yang mengajak kita untuk juga merenungkan kehadiran Allah dalam hidup kita. Ketika Yesus disunat dan diberi nama, kita diingatkan akan pentingnya nama-Nya, yang berarti "Allah Penyelamat."

Hari Raya Santa Maria Bunda Allah mengajak kita untuk memuji dan memuliakan Allah atas segala karya-Nya. Seperti para gembala yang kembali sambil memuji dan memuliakan Allah (Luk. 2:20), kita juga dipanggil untuk bersyukur atas kehadiran Yesus dalam hidup kita. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved