Kapal Kargo Tenggelam

Muatan Kapal Kargo Kuala Mas Hanyut di Pelabuhan Tenau, Kerugian Diperkirakan Capai Rp70 Miliar 

Kejadian bermula ketika kapal Kuala Mas melakukan letgo jangkar persiapan mesin di depan pelabuhan Tenau Kupang pada pukul 01.00 wita.

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
Insiden tenggelamnya kapal kargo MV. Kuala Mas GT.6007 dari Makassar tujuan Kupang. Muatan Kapal Kargo Kuala Mas Hanyut di Pelabuhan Tenau, di pelabuhan Tenau Kupang pada Sabtu, 21 Desember 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Insiden tenggelamnya kapal kargo MV. Kuala Mas GT.6007 dari Makassar tujuan Kupang, di pelabuhan Tenau Kupang pada Sabtu, 21 Desember 2024 mengakibatkan kerugian materil, yang diperkirakan mencapai 70 Miliar.

Dirpolairud Polda NTT, Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution mengatakan meskipun kapten dan ABK berhasil diselamatkan, namun sebagian besar kontainer kapal hanyut di sekitar dermaga.

“Kondisi muatan sebagian besar kontainer tenggelam, dan sebagian besar hanyut di sekitaran Dermaga Ditpolairud Polda NTT, Dermaga pelabuhan Bolok, sampai ke Dermaga Pangkalan TNI - AL VII Kupang. Kerugian materilnya kurang lebih 70 miliar,” ujarnya Sabtu, 21 Desember 2024.

Selain kerugian materil, terjadi pencemaran laut yang diakibatkan oleh tumpahan minyak dan oli yang di lokasi tenggelamnya kapal.

Baca juga: BREAKING NEWS : Kapal Kargo Tenggelam di Perairan Bolok Kupang  NTT

Kejadian bermula ketika kapal Kuala Mas melakukan letgo jangkar persiapan mesin di depan pelabuhan Tenau Kupang pada pukul 01.00 wita.

Pada pukul 02.00 Wita, kapal hidupkan mesin dan standby untuk persiapan angkat jangkar persiapan bongkar muatan. Sekitar pukul 02.36 wita, dalam perjalanan menuju pelabuhan kapal terbawa arus dan berbenturan dengan Kapal Tanker Maritim Khatulistiwa.

Akibatnya kapal Kuala Mas miring kanan 10 derajat. Kapten kapal, Pattahudin (60) langsung melaporkan kepada Syahbandar.

Kemudian kapten mengarahkan kapal bergerak masuk bui untuk dikandaskan, namun saat itu situasi di lokasi tidak memungkinkan untuk kapal dikandaskan. Sehingga kapten mengarahkan ke arah selatan, ke arah laut yang lebih dangkal untuk dikandaskan.

Pukul 06.00 wita, kapal telah kandas di lokasi kemudian captain mematikan mesin kapal. Lalu memberikan petunjuk kepada awak kapal untuk menurunkan sekoci, untuk mengevakuasi awak dan dibantu oleh personil Ditpolairud Polda NTT

Personil Polairud melak evakuasi kapten dan ABK menggunakan 3 armada untuk dibawa ke dermaga Ditpolairud. (cr19).

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved