Opini

Opini: Huruf, Bahasa, dan Teknologi

Namun, dengan hadirnya teknologi digital, cara kita menulis dan membaca telah bergeser ke bentuk teks digital yang lebih cepat dan praktis. 

Editor: Dion DB Putra
DOK PRIBADI
Yoseph Yoneta Motong Wuwur 

Oleh: Yoseph Yoneta Motong Wuwur
Warga Lembata, NTT

POS-KUPANG.COM - Teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara kita berkomunikasi. Sebelumnya, tulisan tangan atau cetakan adalah satu-satunya cara untuk menyampaikan pesan secara tertulis. 

Namun, dengan hadirnya teknologi digital, cara kita menulis dan membaca telah bergeser ke bentuk teks digital yang lebih cepat dan praktis. 

Teknologi memungkinkan kita berinteraksi melalui email, pesan instan, dan media sosial dengan menggunakan huruf dan bahasa yang lebih efisien.

Namun, kemajuan ini tidak lepas dari dampak negatif. Penggunaan singkatan, emoji, dan bahasa yang tidak baku semakin marak, terutama di media sosial. 

Hal ini memudahkan komunikasi, tetapi sering kali mengurangi kejelasan pesan yang disampaikan. 

Bahasa yang terlalu informal dapat menyebabkan miskomunikasi, terutama dalam konteks profesional atau formal, yang mengharuskan penggunaan bahasa yang lebih terstruktur dan jelas.

Namun, teknologi juga dapat menjadi alat yang efektif untuk melestarikan dan mengenalkan bahasa. Berbagai aplikasi dan platform digital kini menyediakan ruang untuk mempelajari dan mengajarkan bahasa daerah. 

Jika dimanfaatkan dengan bijak, teknologi dapat membantu memperkenalkan bahasa-bahasa lokal kepada generasi muda, memastikan bahwa keberagaman bahasa tetap terjaga meski dunia semakin terhubung secara digital.

Huruf sebagai Pilar Bahasa

Huruf adalah simbol grafis yang mewakili bunyi dalam bahasa. Setiap huruf memiliki bentuk yang sudah disepakati untuk menyampaikan makna tertentu. Dengan menyusun huruf-huruf ini menjadi kata, kalimat, dan teks, kita dapat berkomunikasi secara tertulis. 

Tanpa huruf, bahasa tidak dapat dipahami dalam bentuk tulisan, yang menjadi salah satu sarana komunikasi utama manusia.

Huruf membentuk dasar dari sistem alfabet yang digunakan di berbagai bahasa di dunia. Setiap bahasa memiliki karakteristik huruf dan aturan penulisannya masing-masing.

Meskipun ada banyak variasi, prinsip dasar penggunaan huruf tetap serupa, yakni sebagai penghubung antara suara dan bentuk tulisan.

Perkembangan teknologi telah mengubah cara kita menulis. Awalnya, tulisan tangan digunakan untuk menyampaikan pesan, lalu beralih ke mesin ketik, dan kini teknologi digital memungkinkan penulisan yang lebih cepat dan efisien. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved