Pilkada 2024

Nasdem dan PSI Terima Hasil Pilkada Jakarta, Siap Kawal Janji Kampanye Pram-Doel

Meski tak ungkapkan alasan keputusan dari tim hukum Ridwan Kamil-Suswono tidak mengajukan gugatan ke MK, Nasdem dan PSI menerima hasil Pilkada Jakarta

Editor: Agustinus Sape
POS-KUPANG.COM/HO
Pasangan Pramono Anung-Rano Karno akhirnya keluar sebagai pemenang Pilkada Jakarta 2024. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Setelah pasangan calon Ridwan Kamil-Suswono tidak mengajukan gugatan hasil Pilkada Jakarta ke Mahkamah Konstitusi, Partai Nasdem dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan menerima dan memberikan selamat kepada Pramono Anung-Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih periode 2025-2030. Dua partai pengusung Kamil-Suswono itu menegaskan akan tetap kritis dan mengawal janji kampanye Pramono Anung-Rano Karno. 

Ketua DPW Partai Nasdem Jakarta, Wibi Andrino pada Kamis (12/12/2024), menuturkan, setelah keputusan tim hukum Koalisi Ridwan Kamil-Suswono untuk tidak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi maka Nasdem menerima hasil Pilkada Jakarta 2024.

Wibi tidak menjelaskan alasan keputusan dari tim hukum Ridwan Kamil-Suswono yang tidak mengajukan gugatan ke MK. Namun, ia menyatakan bahwa tahapan Pilkada Jakarta 2024 sudah selesai. 

"Kami menyatakan bahwa Pilkada Jakarta secara resmi telah selesai. Nasdem menerima hasil Pilkada ini dan mengucapkan selamat kepada pasangan Pramono dan Rano," ujar Wibi Andrino.

Wibi mengaku, meski belum menghasilkan kemenangan, ia tetap mengapresiasi kepada seluruh kerja tim pemenangan koalisi partai pengusung Kamil-Suswono hingga para pendukung atas kerja keras selama proses Pilkada Jakarta. Menurut dia, tidak ada perjuangan sia-sia dalam Pilkada 2024.

"Kami juga mengapresiasi seluruh relawan, tim pemenangan, dan simpatisan yang tergabung dalam koalisi  RIDO ( Ridwan-Suswono ) atas perjuangan dan kerja keras dalam proses demokrasi ini. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, karena setiap langkah yang kita ambil adalah bagian dari usaha membangun bangsa yang lebih baik," ujar Wibi.

Tak jadi daftar

Sebelumnya, KPU Jakarta telah menetapkan pasangan calon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno unggul dengan perolehan 2.183.239 suara, paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono memeroleh 1.718.160 suara. Sementara itu, paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 459.230 suara.

Hingga waktu tiga hari kerja pascapenetapan hasil rekapitulasi perolehan suara, Rabu (11/12/2024) pukul 23.59 WIB, tim hukum kedua pasangan calon, Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana  tidak mendaftarkan permohonan sengketa hasil pilkada ke MK, baik secara luring maupun daring.

Dengan tak adanya gugatan hasil Pilkada Jakarta ke MK, Pramono-Rano tinggal menanti ditetapkan oleh KPU Jakarta sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta 2025-2030.

Baca juga: Brando Susanto: Pramono-Rano Pilihan Warga, Pilkada Jakarta Hanya Satu Putaran

Bagi Wibi, Pilkada Jakarta 2024 adalah momentum demokrasi dan hasil tersebut sudah  mencerminkan suara serta harapan masyarakat untuk pemimpin yang mampu membawa perubahan positif.

Partai Nasdem pasti  akan terus mengawasi jalannya pemerintahan di Jakarta, khususnya memastikan janji-janji kampanye pasangan Pramono-Rano dapat direalisasikan demi kepentingan masyarakat.

"Kami akan tetap mengawal segala janji-janji yang telah disampaikan oleh pasangan Pramono-Rano kepada rakyat Jakarta. Bagaimana pun, yang harus kita utamakan adalah kepentingan masyarakat Jakarta," kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Jakarta Itu.

Wibi menegaskan bahwa Nasdem akan terus menjadi pengawas dan mitra pemerintah untuk memastikan kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama.

"Partai Nasdem siap bekerja sama dengan pemerintah baru untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jakarta selama lima tahun mendatang," katanya.

Hal serupa juga disampaikan Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina. PSI Jakarta menerima hasil Pilkada Jakarta tersebut. Meski demikian, PSI Jakarta juga akan tetap menjadi partai anggaran yang kritis dan konstruktif terhadap pemerintahan melalui Fraksi PSI di DPRD Jakarta.

Menurut Elav, sikap tersebut merupakan komitmen PSI sejak awal baik yang terpilih pasangan Kamil-Suswono ataupun Pramono-Rano.  Setelah Pilkada Jakarta tersebut, PSI akan tetap menjadi fraksi yang kritis terhadap eksekutif karena PSI ingin APBD Jakarta digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.

“PSI Jakarta mengucapkan selamat kepada paslon Pramono-Rano yang dinyatakan KPU memperoleh suara tertinggi dan akan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta,"  katanya.

Elva juga menyampaikan apresiasi kepada tim kampanye Ridwan Kamil-Suswono yang telah berjuang bersama selama kontestasi Pilgub Jakarta "PSI Jakarta bangga dengan perjuangan Pak Ridwan Kamil-Suswono dan seluruh TKD RIDO di Jakarta selama masa kampanye lalu. Ikhtiar telah maksimal, kini saat memikirkan Jakarta pasca-Pilgub," tutur Elva.

Secara terpisah, menanggapi tidak adanya gugatan oleh dua paslon lain, juru bicara tim kemenangan Pramono Anung-Rano Karno, Iwan Tarigan, mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi terhadap kedua paslon, yakni Ridwan-Suswono dan Dharma-Kun.

”Kami dari tim pemenangan paslon nomor urut 3 mengucapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada pasangan nomor urut 1 dan 2,” ujar Iwan, Kamis (12/12/2024).

Iwan kemudian mengajak masyarakat untuk bekerja sama dan gotong royong dalam membangun Jakarta. Menurut Iwan, kemenangan ini adalah kemenangan warga Jakarta dan merupakan demokrasi yang sehat di Indonesia. (kompas.id)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved