Pilkada Jakarta 2024
Pasca Ridwan Kamil-Suswono Batalkan Gugatan, Pramono Anung Langsung Susun Rencana 100 Hari Pertama
Pasca pasangan Ridwan Kamil – Suswono membatalkan niat menggugat hasil Pilkada Jakarta 2024, Pramono-Rano kini susun rencana 100 hari pertama.
POS-KUPANG.COM — Pasca pasangan Ridwan Kamil – Suswono membatalkan niat menggugat hasil Pilkada Jakarta 2024, calon terpilig Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung – Rano Karno kini mulai menyusun rencana 100 hari pertama pasca kemenangan.
Namun sebelum mengungkapkan niat menyusun rencana 100 hari pertama pasca terpilih, Pramono Anung menyampaikan terlebih dahulu terima kasih kepada pasangan calon nomor urut 01 dan 02 yang tak mengajukan gugatan tersebut.
Untuk diketahui, selama ini pasangan yang diusung koalisi besar Indonesia, bersikeras mengajukan gugatan atas hasil Pilkada 2024. Pasalnya, pilkada itu dinilainya telah diwarnai dengan pelbagai kecurangan sehingga patut digugat untuk mendapatkan keadilan demokrasi.
Namun hingga batas akhir pengajuan gugatan, Rabu 11 Desember 2024, tak ada sama sekalo permohonan perselisihan hasil Pilgub Jakarta baik itu didaftarkan oleh pasangan Ridwan Kamil-Suswono maupun pasangan calon 02.
Atas hal itulah, sehingga Pramono Anung pun menyampaikan terima kasih. Ucapan tersebut disampaikan khusus kepada pasangan calon yang membatalkan niatnya untuk menggugat hasil Pilkada Jakarta di MK.
Artinya, secara konstitusional, sikap tidak mendaftarkan gugatan itu sama artinya dengan menerima hasil Pilkada Jakarta 2024 yang sudah dengan susah payah diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum DKI jakarta.
“Saya secara pribadi, baik pasangan 01 maupun 02 yang tidak menyampaikan gugatan ke MK, (saya) mengucapkan terima kasih,” ucap Pramono Anung usai berkunjung ke lokasi kebakaran, di Kebun Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis 12 Desember 2024.
“Artinya, Jakarta segera bisa konsentrasi untuk berbenah. Karena memang kondisi sekarang juga bukan kondisi yang baik-baik saja,” imbuhnya.
Pramono mengatakan, Pilgub Jakarta kali ini merupakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang memiliki tensi politik rendah.
Sebab sejak awal, Pramono menerapkan politik riang gembira, sehingga setiap kompetitor dianggapnya sebagai kawan bukan lawan.
“Dan pemilihan gubernur di Jakarta kali ini adalah pemilihan yang tingkat tensi politiknya itu paling rendah, tensi politiknya,” ungkapnya.
“Ya karena kami (politik) riang gembira, saya sendiri juga gak pernah menganggap kompetitor itu sebagai lawan. Karena saya selalu berulang kali mengatakan lawan saya adalah diri saya sendiri,” tambahnya.
Sebagai langkah awal membenahi Jakarta, Pramono akan mengunjungi terlebih dahulu tempat-tempat semasa kampanyenya untuk memenuhi janjinya.
“Jadi dalam waktu 100 hari saya, saya akan berkunjung kembali ke daerah-daerah, ke tempat-tempat yang saya datangi (saat kampanye),” ujar Pramono.
“Karena saya ingin persoalan-persoalan yang menyangkut Kartu Jakarta Sehat, Jakarta Pintar, Lansia, Difabel, kemudian juga urusan RT dan RW adalah persoalan basic dasar yang ada di masyarakat (terselesaikan),” ungkap dia.
Baca juga: Tak Gugat Hasil Pilkada Jakarta, Jamiluddin Ritonga Puji Ridwan Kamil-Suswono: Itu Keputusan Tepat
| Pilkada Jakarta Aman Hingga Selesai, Pramono Anung: Terima Kasih Mas Ridwan, Mas Dharma |
|
|---|
| Ray Rangkuti Bicara Soal Pilkada Jakarta: Sesungguhnya RK- Soswono Belum Terima Kekalahan |
|
|---|
| Pramono Anung Bakal Akomodir Program Unggulan Ridwan Kamil-Suswono |
|
|---|
| Usai Batalkan Gugatan ke MK, Kini Ridwan Kamil-Suswono Akui Kemenangan Pramono Anung |
|
|---|
| Pramono Anung: Sudah Saatnya Kita Bekerja Sama untuk Bangun Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pramono-Anung-Anies-Baswedan.jpg)