Berita Belu
Satgas Yonif 741/GN Gagalkan Penyelundupan Sepeda Motor di Perbatasan RI-RDTL
Danpos Laktutus, Letda Inf M. Rizki Yoandri menyampaikan penggagalan ini berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat setempat.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Satuan Tugas Yonif 741/GN Pos Laktutus berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satu unit sepeda motor jenis Suzuki Satria F150 melalui jalur ilegal Dafala-Laktutus, Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Sabtu (7/12/2024).
Danpos Laktutus, Letda Inf M. Rizki Yoandri menyampaikan penggagalan ini berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat setempat.
Kemudian melaporkan kepada Dan SSK III, Lettu Inf Jhoni Rianando.
"Dengan perencanaan matang, lima personel Pos Laktutus bersama Letda Rizki melakukan penyergapan di lokasi yang dicurigai sekitar enam kilometer dari pos. Pada pukul 02.20 WITA, tim patroli mendeteksi kedatangan sepeda motor dari arah Indonesia menuju Timor Leste," ujarnya.
"Dua pelaku yang membawa kendaraan berusaha melintasi jalur ilegal, namun saat dilakukan penghadangan, keduanya berhasil melarikan diri ke arah wilayah Timor Leste," tambahnya.
Meskipun dilakukan pengejaran, lanjutnya, tim terpaksa menghentikan aksi karena melewati batas negara. "Barang bukti berupa satu unit sepeda motor tanpa plat nomor, dua buah kunci motor, dan satu lembar STNK berhasil diamankan oleh Satgas," lanjutnya.
Baca juga: Satgas Yonif 741/Gn dan Puskesmas Aululik Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan di Perbatasan
"Barang bukti sepeda motor tersebut kini diamankan di Pos Fatuha dan selanjutnya dilaporkan kepada Dansatgas Yonif 741/GN, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, untuk diproses lebih lanjut di Mako Satgas," tuturnya.
Dansatgas Letkol Inf Sy. Gafur Thalib memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan ini dan memerintahkan seluruh personel Satgas untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang pergantian tahun yang kerap menjadi momen meningkatnya upaya penyelundupan.
“Tetap laksanakan patroli dan ambush di jalur-jalur ilegal. Tingkatkan kewaspadaan dengan berpedoman pada SOP dan aturan yang berlaku. Kita harus tegas menindak penyelundupan, apalagi menjelang tahun baru di wilayah perbatasan,” tegas Letkol Gafur. (Cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.