Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Sabtu 30 November 2024, Pohon Kehidupan
Taman Eden telah dibarui, dengan pohon kehidupan dan sungai kehidupan yang mengalir dari takhta Allah dan Anak Domba.
Di kedua sisi sungai itu, ada pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali. Daun pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa. -ayat 2
POS-KUPANG.COM. KUPANG - Renungan Harian Kristen Sabtu 30 November 2024, Pohon Kehidupan, merujuk pada Kitab Wahyu 22:1-5.
Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).
POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari anggota Tim Penulis Komunitas Suluh Injil edisi November 2024.
Tema Bulan November 2024 Bulan Lingkungan Hidup GMIT “Mengalami Keadilan dan Damai Sejahtera Dalam Semesta”.
Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen berikut ini:
Kita segera menapaki langkah iman di Minggu pertama Masa Advent, mulai besok Minggu 1 Desember dan akan segera meninggalkan tahun 2024 dan beralih ke tahun 2025.
Sepanjang bulan November ini kita terus-menerus berefleksi tentang penciptaan alam semesta dan tanggung jawab moral manusia menatalayani alam sebagai makhluk yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.
Mengakhiri bulan November ini dan beralih ke bulan Desember, kita mengarahkan pandangan iman kita kepada penantian kedatangan kembali Sang Raja semesta yang memulihkan segenap ciptaan.
Perikop ini masih menjadi bagian dari perikop tentang Yerusalem baru. Yohanes menggambarkan relasi Allah dan umat-Nya dalam metafora upacara perkawinan, dimana mempelai perempuan dipersiapkan dan didandani bagi suaminya (21:9).
Di Yerusalem baru ada sungai yang mengalir dari takhta Allah dan pohon kehidupan di kedua sisinya.
Semua orang kudus menikmati keindahan ciptaan baru. Ini merupakan kisah tentang Taman Eden baru.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Jumat 29 November 2024, Kota yang Lama Akan Berlalu
Jika dalam kitab Kejadian, Allah menciptakan manusia dan menempatkan mereka di taman Eden, dimana ada pohon kehidupan dan sungai yang mengairi taman itu, maka di kitab Wahyu ini, karya Allah ditutup dengan membawa semua manusia tebusan menempati taman Eden surgawi yang berlimpah berkat.
Taman Eden telah dibarui, dengan pohon kehidupan dan sungai kehidupan yang mengalir dari takhta Allah dan Anak Domba.
Taman Eden dalam kitab Kejadian dipandang sebagai surga di bumi dan taman dalam kitab Wahyu adalah taman Eden surgawi yang sempurna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pohon-kehidupan.jpg)