Pilkada Ende

Ribuan Massa Padati Kampanye Akbar di Lapangan Pancasila, Deo-Do Gaungkan Perubahan untuk Ende Baru

calon bupati Yosep Benediktus Badeoda menyoroti berbagai persoalan krusial yang dihadapi Kabupaten Ende. Ia menyebutkan bahwa masih ada 64 ribu

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Ribuan pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Ende nomor urut 1, Paket Deo-Do, memadati Lapangan Pancasila, Kota Ende, pada Sabtu, 16 November 2024 sore. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE – Ribuan pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Ende nomor urut 1, Paket Deo-Do, memadati Lapangan Pancasila, Kota Ende, pada Sabtu, 16 November 2024 sore.

Kampanye akbar ini berlangsung dengan penuh semangat, membuktikan dukungan besar masyarakat untuk pasangan calon yang membawa visi perubahan bagi Kabupaten Ende.

Pendukung yang mengenakan kaos bertuliskan “Deo-Do” memadati lapangan hingga tribun bagian selatan. 

Trotoar sepanjang Jalan Soekarno-Hatta tepat di depan beberapa kantor pemerintahan juga menjadi lautan massa. Beberapa pendukung bahkan berdiri di atas atap mobil demi menyaksikan langsung orasi politik calon pemimpin yang mereka idolakan.

Dalam orasi politiknya, calon bupati Yosep Benediktus Badeoda menyoroti berbagai persoalan krusial yang dihadapi Kabupaten Ende. Ia menyebutkan bahwa masih ada 64 ribu masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. 

“Kabupaten Ende tersandera oleh kemiskinan, dan ini tidak boleh dibiarkan terus-menerus,” ujar Yosep disambut tepuk tangan meriah.

Tak hanya itu, Yosep juga menyoroti keterbatasan fiskal daerah. Ia menyebutkan, dari total APBD Rp 1,2 triliun, hanya Rp 76 miliar yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

"Angka ini terlalu kecil untuk membawa perubahan yang berarti,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Yosep menawarkan visi perubahan besar. Ia mengajak masyarakat untuk mendukung Paket Deo-Do guna mewujudkan Kabupaten Ende yang lebih baik. 

“Apakah bapa mama mau berubah? Apakah bapa mama mau Ende baru? Kalau mau, ingat tanggal 27 November, pilih nomor urut 1!” serunya dengan penuh semangat.

Calon wakil bupati, dr Dominikus Minggu Mere, memperkuat orasi dengan memaparkan visi besar mereka. “Kami mengusung visi ‘Terwujudnya Kabupaten Ende maju, berdaya saing, dan berkelanjutan berbasis iman dan budaya menuju Ende Lio Nage sare pawe,’” ujar mantan birokrat ini.

Baca juga: Aksi Simpatik Timsus Paket Deo-Do, Pungut Sampah Usai Kampanye Akbar di Lapangan Pancasila Ende

Dr Domi menegaskan bahwa Paket Deo-Do tidak akan menghapus semua yang sudah dikerjakan pemimpin sebelumnya. Sebaliknya, mereka akan melanjutkan program yang baik dan memperbaiki yang kurang maksimal. 

“Kami ingin Ende Lio Nage yang sejahtera, yang sare pawe,” ujarnya.

Dalam 100 hari kerja pertama, Paket Deo-Do berkomitmen menyelesaikan masalah ketersediaan obat di RSUD Ende

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved