Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Jumat 15 November 2024, “Di mana, Tuhan?”
ajaran kasih itulah yang akan menghantar kita kepada keselamatan karena kita telah menjalankan itu dalam hidup kita.
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Jumat 15 November 2024, “Di mana, Tuhan?”
Hari Jumat Biasa Pekan XXXII
Bacaan I: 2Yoh. 1: 4-9
Injil : Lukas 17: 26-37
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Salam damai sejahtera untuk kita semua. Pertanyaan di mana Tuhan membuat kita kembali bertanya tentang eksistensi Tuhan dan kuasaNya.
Pertanyaan ini biasanya muncul dari manusia atas kerapuhannya yang tak sanggup mengerti akan segala kemahakuasaan dan misteri Allah.
Manusia memang selalu mencari kebenaran yang kasat mata, tapi Allah bukan kasat mata. Namun kita perlu bertanya untuk memurnikan motivasi kita sendiri.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Pada hari ini kembali lagi kita disuguhkan dengan bacaan-bacaan suci yang mengajarkan dan meneguhkan kita. Dalam bacaan pertama dari surat kedua rasul Yohanes mengajarkan kepada kita tentang saling mengasihi sebagai ajaran utama sejak awal agar manusia dapat hidup baik.
Jika orang tetap hidup dalam ajara kasih ini maka bagi Yohanes, ini akan mendatangkan keselamatan karena : “Barangasiapa setia kepada ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Putera.”
Yohanes menekankan bahwa kebenaran akan kasih itulah yang membuat kita sanggup memiliki Bapa maupun Anak. Mengapa? Karena Allah sendiri itu adalah kasih. Di dalam kasih itulah Dia menyatakan diriNya dalam Kristus agar kita pun mampu mengasihiNya.
Sedangkan di dalam Injil Lukas, Yesus mengajarkan kepada para muridNya tentang datangnya Anak Manusia pada akhir jaman. Entah kapan? Tak ada satu pun yang tahu. Namun Yesus memberi gambaran akan datangnya hari Anak Manusia itu.
Yesus memberi gambaran seperti jaman nabi Nuh di mana semua orang hidup dalam keinginan daging yaitu dalam dosa sampai air bah datang menimpa manusia dan membinasakan dunia. Maka begitu pun juga ketika datangnya Anak Manusia.
Yesus juga mengumpakan saat Lot pergi dari Sodom lalu turunlah hujan api dan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua. Pola yang sama ini jugalah yang akan tampak dalam kedatangan Anak Manusia di akhir jaman saat Anak Manusia menyatakan diriNya kepada dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pio-Hayon-Bruder_04.jpg)