Anker
Kampanye Akbar, Jefri-Adinda 'Sentuh' Milenial dan Perempuan
Jefri Riwu Kore dan Calon Wakil Wali Kota Kupang Adinda Lebu Raya mengusung program keberlanjutan.
POS-KUPANG.COM - Calon Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan Calon Wakil Wali Kota Kupang Adinda Lebu Raya mengusung program keberlanjutan. Program itu juga menyentuh kelompok milenial hingga perempuan dan masyarakat marginal.
Dalam kampanye akbar, Selasa (12/11) di alun-alun Kota Kupang, paslon dengan tagline "Lanjutkan Perubahan" itu tiba di arena kampanye sekitar pukul 16.20 Wita. Keduanya mengenakan busana putih hitam dengan balutan selendang.
Sebelum ke kursi VIP, Jefri - Adinda disambut tarian khas Sumba. Sekelompok anak muda menari menyambut pasangan calon itu. Ribuan pendukung yang sejak pukul 14.00 Wita berada di lokasi kampanye, berebut untuk mengabadikan momen bersama calon pemimpin pilihannya itu.
Barisan pagar hidup mengawal Jefri -Adinda kewalahan karena orang-orang terus berdesak-desakan untuk memotret. Tiba di VIP, Jefri - Adinda ditemani pengurus partai pengusung juga keluarga dari pasangan itu.
Pada kampanye akbar pasangan dengan nomor urut empat itu, turut menghadirkan berbagai UMKM, pelaku seni dan penyanyi. Sebelum acara kampanye dimulai, agenda hiburan dilaksanakan.
Para pendukung yang hadir dengan atribut Jefri - Adinda Gasss, berjoget ria. Mereka melambaikan empat jari menunjukkan nomor paslon Jefri - Adinda. Sementara pendukung lainnya menikmati UMKM yang mengelilingi area kampanye.
Bendera partai pendukung seperti PDI Perjuangan, PAN, Perindo dan Ummat, menghiasi setiap sudut lokasi kampanye. Aparat kepolisian dari Polresta Kupang Kota maupun Bawaslu Kota Kupang mengawasi tahapan acara.
Ada simulasi pencoblosan dan doa lintas agama yang dilakukan dalam kampanye akbar itu. Panggung hiburan terus berlangsung hingga malam hari. Masyarakat yang hadir sebagai bagian dari pendukung Jefri - Adinda terus memadati area kampanye.
Sekretaris PAN NTT, Marthen Lenggu menyebut Jefri - Adinda adalah paslon komplit. Sebab, keduanya memiliki pengalaman yang mumpuni. Jefri, kata Marthen, punya rekam jejak yang baik selama memimpin Kota Kupang. Banyak pencapaian yang diraih.
Begitu juga dengan Adinda Lebu Raya. Selama mendampingi Frans Lebu Raya sebagai Wakil Gubernur dan Gubernur NTT dua periode, Adinda cukup paham tentang pembangunan daerah.
Ketua Tim Pemenangan Jefri - Adinda, Yeskiel Loudoe mengatakan kedua pasangan calon itu memiliki pengalaman dalam pemerintahan maupun legislatif. Partai pengusung paslon itu sepakat dengan berbagai pengalaman yang dimiliki.
"Paket ini tidak bisa diragukan lagi. Kita semua setuju memenangkan paket ini di tanggal 27 November," ujarnya.
menyebut, selama rangkaian debat yang dilakukan hampir semua hal yang disampaikan paslon lainnya justru telah dilaksanakan Jefri Riwu Kore saat menjabat Wali Kota Kupang periode 2017-2022. Program seperti air bersih hingga lampu jalan sudah dilakukan Jefri Riwu Kore. Baginya itu merupakan fakta yang saat ini terlihat.
“Masyarakat Kota Kupang tidak perlu ragu dalam memberikan pilihan kepada Jefri -Adinda. Saya menjabat Ketua DPRD Kota Kupang yang waktu itu bersamaan dengan kepemimpinan Jefri Riwu Kore,” ungkap Loudoe.
Dalam orasinya, Jefri Riwu Kore ingin memastikan semua anak-anak di Kota Kupang tumbuh dengan cerdas. Ingin menciptakan banyak lapangan kerja agar memberi peluang hidup lebih baik bagi masyarakat. "Kami tidak ingin ada yang terlewatkan. Bersama kalian kami berkomitmen sebagai prioritas untuk melanjutkan visi kita," kata dia.
Untuk kelompok pemuda, Jefri - Adinda akan memberikan pelatihan 6000 UMKM agar anak muda bisa lebih mandiri. Dia menyinggung mengenai penerangan dan penataan infrastruktur dalam kota.
"13 ribu lebih lampu jalan menerangi kota ini. Beda dengan lima tahun sebelumnya," katanya.
Dia juga menyebutkan ada pembangunan lainnya seperti air bersih hingga jalan utama. Dia bilang banyak pohon yang tumbuh di Kota Kupang. Pekerjaan itu dilakukan dirinya saat memimpin Ibu Kota Provinsi NTT itu.
Jefri Riwu Kore juga menyampaikan bahwa pada masa pandemi covid-19, rumah sakit terbaik ada di Kota Kupang. Itu merupakan masa kepemimpinannya. Baginya itu merupakan pencapaian. "Di antara kita ini ada saudara-saudara kita disabilitas. Kami punya program untuk disabilitas," katanya.
Dia memastikan ada program beasiswa untuk anak-anak sekolah. Lima tahun saat dia memimpin Kota Kupang program itu sudah dilakukan dan akan kembali dilanjutkan dalam periode berikutnya bersama Adinda Lebu Raya.
Jefri menegaskan, keduanya memastikan gaji guru tidak diturunkan. Dia mempertegas bahwa selama ini ada banyak isu yang menyebut bahwa ada penurunan gaji guru. Jefri bilang, informasi itu sengaja disampaikan ke publik.
Adinda Lebu Raya menyampaikan semua kekayaan yang ada di Kota Kupang harus menikmati kekayaan yang ada. Keduanya ingin memastikan semua warga harus sejahtera dan tidur hingga kerja dengan aman dan nyaman.
Keduanya ingin mendorong agar lebih maju berkolaborasi dengan pemerintah mewujudkan pembangunan Kota Kupang. Kota Kupang, kata Adinda, harus menjadi daya tarik bagi wisatawan dan mengenalkan identitas Kota Kupang ke kancah lebih tinggi. Pelatihan juga akan dilakukan untuk pembangunan start up. Disamping ada program pro perempuan agar kehidupan segmen perempuan bisa. (Irfan Hoi)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Jeriko-Adinda-kampanye-akbar-di-Alun-alun-Kota-Kupang.jpg)