Lewotobi Erupsi

Korban Erupsi Gunung Lewotobi Sulit Angsur Pinjaman dan Ongkos Anak Sekolah

Tercatat saat ini ada tujuh desa, Dulipali, Klatanlo, Hokeng Jaya, Nawokote, Pululera, Boru, Boru Kedang.

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/PAUL KABELEN
Pengungsi Gunung Lewotobi Laki-laki asal Flores Timur yang mengungsi ke Posko Desa Kringa, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Minggu, 10 November 2024. 

POS-KUPANG.COM melihat tanaman mete, kakao, kemiri, kelapa, kopi, dan masih banyak lagi. Semuanya sudah hangus terbakar. Bisa dipastikan tak ada hasil bumi yang dipanen untuk menghasilkan uang.

Tanaman-tanaman itu terbakar habis dari buah, daun, dan batang pohon. Seperti dilalap api, segala jenis tanaman termasuk sayuran nyaris tak ada yang selamat.

Baca juga: Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Erupsi, Pengungsi Kesulitan Air Bersih 

Wirausaha lainnya, Nikolaus Guru Tapun, mengatakan letusan disertai ledakan dahsyat Minggu tengah malam itu menghancurkan bengkel serta merusak peralatannya.

Tiang dan atap pada bangunan seluas 10x11 meter di Dusun Wolorona, Desa Hokeng Jaya itu ambruk. Material erupsi juga merusak alat dan kayu yang disimpan di dalam bengkel.

"Rusak semua, peralatan juga rusak. Kalau ditotalkan, kerugiannya bisa Rp 30-50 juta," ungkap Pius Tapun, sapaanya, saat ditemui di ruas Jalan Trans Flores Larantuka-Maumere, Sabtu, 9 November 2024.

Pius Tapun bersama keluarganya hendak ke Kabupaten Sikka. Mereka menumpang mobil warna silver yang penuh dengan lumpur.

Dengan dampak serius ini, mereka berharap kebijaksanaan pihak bank dan lembaga yang bersangkutan dalam memberikan kelunakan bagi nasabah tertimpah bencana.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved