Berita Sikka

Cerita Dua Polisi di Sikka Selamatkan Bocah Yang Tenggelam di Pantai Lokaria

Dua orang anggota Intelkam Polres Sikka, Polda NTT berhasil menyelamatkan Anjelo Andriano warga Desa Langir, Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
PERSONEL POLRES SIKKA - Dua personil Intelkam Polres Sikka, Polda NTT itu Bripka Kur Anyelus Zay dan Bripka Ahmad Rifai yang menyelamatkan Anjelo Andriano (8) warga Desa Langir, Kecamatan Kangae yang tenggelam akibat terseret gelombang saat mandi di pantai Lokaria, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis 31 Oktober 2024, sekitar 14.30 Wita. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Dua orang anggota Intelkam Polres Sikka, Polda NTT berhasil menyelamatkan Anjelo Andriano (8) warga Desa Langir, Kecamatan Kangae yang tenggelam akibat terseret gelombang saat mandi di Pantai Lokaria, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis 31 Oktober 2024, sekitar 14.30 Wita.

Kedua personil Intelkam Polres Sikka, Polda NTT itu yakni Bripka Ahmad Rifai dan Bripka Kur Anyelus Zay.

Bripka Ahmad Rifai, Angota Intelkam Polres Sikka mengatakan bahwa kejadian ini bermula saat bocah yang bernama Anjelo Andriano (8) warga Desa Langir, Kecamatan Kangae itu bersama teman-temannya mandi di pantai Lokaria.

Saat kejadian itu, Bripka Ahmad Rifai bersama Bripka Kur Anyelus Zay sedang menikmati makan siang di Kedai Rindu Lokaria.

Saat sedang menikmati makan siang ,seluruh pengunjung mendengar teriakan minta Tolong dari anak - Anak yang sedang mandi di pantai lokasi itu.

Melihat hal tersebut Bripka Ahmad Rifai langsung meloncat ke air laut yang tinggi kafe ke air laut sekitar kurang lebih 3 meter kemudian di bantu oleh pengunjung lain dan langsung beranang menuju ke posisi Korban.

"Saya loncat ke laut kemudian berenang tanpa pengaman apapun, selanjutnya saya berenang ke lokasi anak itu tenggelam sekitar 80 meter," ujarnya 1 November 2024.

Baca juga: Personel Polres Sikka Bagikan Seragam Sekolah Untuk Pelajar di Bugalima Flotim Pasca Konflik 

Kata dia, saat sampai di lokasi itu, korban sudah tenggelam dan mereka sempat mencari di sekitar pantai, namun tiba-tiba korban mengapung dan dalam kondisi kaku dan tidak bernapas.

Meski demikian, Bripka Ahmad Rifai mengevakuasi korban dari tengah laut menuju tanggul kemudian diberikan napas buatan lalu dilakukan tekanan ke dada korban, 5 menit kemudian korban memuntahka air laut, busa dan makanan.

Setelah selesai muntah, korban mulai sadar namun masih lemas sehingga Bripka Ahmad Rifai menghubungi Bripka Kur Anyelus Zay yang berada di bibir pantai untuk membawa mobil untuk mengevakuasi korban ke Rsud Tc Hilers Maumere.

Hingga saat ini, Anjelo Andriano bocah 8 tahun warga Desa Langir, Kecamatan Kangae tengah dirawat intensif di ruang melati RSUD Tc Hilers Maumere. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved