Pilgub NTT

Atasi Penurunan Fiskal di NTT, Ansy Lema Tawarkan Investasi Transit Melki Ajak para Diaspora NTT

Ansy menawarkan program investasi transit dengan menciptakan iklim kondusif bagi investor yang mau menanamkan investasi di NTT

Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI 
Suasana debat perdana Pilgub NTT yang diselenggarakan KPU NTT pada Rabu 23 Oktober 2024. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Calon Gubernur NTT nomor urut 1, Ansy Lema dan Calon Gubernur NTT nomor urut 2 Melki Laka Lena memberikan solusi dalam upaya menangani penurunan fiskal di Provinsi NTT.

Ansy menawarkan program investasi transit dengan menciptakan iklim kondusif bagi investor yang mau menanamkan investasi di NTT dan mempermudah perijinan.

Sedangkan Melki Laka Lena menyampaikan kalau jika dipercayakan memimpin Provinsi NTT maka ada kemudahan mendapat bantuan dari pusat karena memiliki garis lurus dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ansy Lema dan Melki Laka Lena menyampaikan hal ini pada debat perdana Calon Gubernur NTT dan Calon Wakil Gubernur NTT, Rabu 23 Oktober 2024.

Melki Laka Lena sebelumnya menanyakan kepada pasangan nomor urut 1 terkait laporan APBD NTT 2024 jauh dari target sebesar 67,6 persen sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga masih rendah.

Apabila paslon nomor 1 dipercayakan apalagi sebagai pimpinan birokrasi bagaimana mengantisipasi soal penurunan fiskal.

Terhadap pertanyaan Melki Laka Lena ini, Ansy Lema menyampaikan bahwa paketnya sudah memikirkan soal bagaimana mencari solusi mendapatkan anggaran dari non APBN.

Baca juga: Debat Perdana Pilgub NTT, Ansy-Jane Hadirkan Lapor Kaka untuk Tingkatkan Partisipasi Publik

Ansy menyinggung soal alasan kenapa investor tidak betah berinvestasi di NTT. Ini bisa saja karena iklim investasi yang belum kondusif.

Untuk itu, pasangan mereka akan menerapkan program investasi transit. Mereka akan menelusuri jika pemerintah ramah maka investor akan mau kembangkan investasinya di NTT.

"Kita perlu refleksi untuk menciptakan iklim yang kondusif untuk investor berinvestasi. Jangan sampai urusan perijinan investasi menciptakan kesulitan kembali buat investor," katanya.

Ansy Lema juga menyampaikan kalau untuk mengatasi fiskal maka akan menjalin kerjasama dengan LSM juga investor nasional untuk bisa datang ke NTT.

"Mereka tentu bawa banyak uang pemberdayaan masyarakat dan ini bisa kita kolaborasikannya dengan pemerintah," kata Ansy.

Sementara Melki Laka Lena mengatakan, pihaknya pasti akan mendapat bantuan mengatasi fiskal di NTT karena memiliki garis tegak lurus dengan pemerintahan sekarang.

"Kita memiliki gabungan parpol yang besar justru sangat baik. Apalagi kami memiliki garis tegak lurus dengan pemerintahan Prabowo-Gibran dipastikan akan memberikan dukungan ke NTT seperti halnya yang sudah dilakukan Jokowi. Kita juga punya spirit Ayo Bangun NTT tentu kami ajak potensi orang NTT yang ada di seluruh dunia, ajak  diaspora untuk bisa bantu semua sektor di NTT," kata Melki.

Ansy juga menambahkan, sebagai mantan anggota DPR RI yang memiliki sekitar 110 rekannya di DPR juga lintas partai tentu akan mendapat bantuan dikala mereka terpilih.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved